JAKARTA, DISWAY.ID – Tiyo Ardianto yang merupakan Ketua BEM UGM bahwa dirinya memberikan kritik terhadap program pemerintah karena ingin memperbaiki kondisi Indonesia yang saat ini dianggapnya tengah sakit.
Bahkan Tiyo sebut pemerintah sukanya narkoba yang membangkitkan halusinasi, di mana halusinasi itu adalah Indonesia sebagai negara bahagia sedunia.
Dalam podcast di akun youtube @PedeoProject, Tiyo mengibaratkan bahwa pemerintah harusnya mau menelan pil pahit berupa kritik dari masyarakat demi perbaikan negara ini.
“Tetapi pemerintah tidak mau melakukannya memakan pil pahit untuk kesembuhan itu, malahan memilih narkoba,” terang Tiyo.
BACA JUGA:Ayah Ideologis Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Perkenalkan Dunia Ilmu Filsafat Sejak SMP
BACA JUGA:Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Sebut Kopdes Merah Putih Hanya 'Simulacra', Apa Arti Istilah Filsafat Ini?
“Narkoba ini bukannya menyembuhkan penyakit, tapi malahan membangkitkan halusinasi akan Indonesia sebagai negara bahagia sedunia,” tambahnya.
Selain itu, Tiyo juga menyampaikan bahwa halusinasi tersebut juga berupa impian Indonesia Emas 2045 dan Indonesia baik-baik saja.
“Itu adalah narkoba yang setiap saat dikonsumsi oleh pemerintah kita. Ini bahaya, sangat bahaya,” tegasnya.
Tiyo menambahkan jika pemerintah mengkonsumsi narkoba terus-terusan karena kecanduannya bukan mustahil bahwa kita mendekati apa yang telah diramalkan oleh Pak Presiden Prabowo bahwa 2030 kita ini bubar.
“Sedangkan yang menyebabkan bubarnya negara ini adalah yang meramalkan. Namanya Prabowo Subianto,” ungkap Tiyo.
BACA JUGA:Kemustahilan BEM UGM 'Kasak Kusuk' ke Istana, Tiyo Ardianto: Tak Lebih dari Sekadar Paracetamol
BACA JUGA:Dicibir Cuma Lulusan Paket C, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Disupport Aktivis 98 Pendiri Omah Dongeng Marwah
Selain itu Yito juga mengingatkan agar Prabowo waspada jika negara-negara lain mulai menyanjung-nyanjung negara kita.
Salah satunya adalah bagai mana Donald Trump yang mengatakan jika Prabowo adalah sosok yang tangguh saat bergabung dengan Board of Peace beberapa waktu lalu.
- 1
- 2
- »





