Subholding energi baru terbarukan PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) mencatat, availability factor pembangkit energi bersih mencapai 99% selama periode Ramadan 2026.
Angka ini jauh di atas target kinerja perusahaan sebesar 91%.
Corporate Secretary PNRE menyampaikan, capaian tersebut menunjukkan keandalan pembangkit tetap terjaga di tengah periode peak season kebutuhan energi.
“Availability factor pembangkit energi bersih kami mencapai 99 persen, jauh di atas target 91 persen,” ujarnya dalam konferensi pers Satgas RAFI Pertamina Grup, Selasa (3/3/2026).
Kinerja tersebut ditopang oleh total kapasitas terpasang sekitar 3 gigawatt (GW) energi bersih yang tetap beroperasi normal.
Portofolio pembangkit mencakup gas to power, panas bumi (geothermal), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), hingga fasilitas biogas yang tersebar di berbagai wilayah operasi.
Selama Ramadan, penguatan difokuskan pada pemantauan performa unit pembangkit secara terintegrasi, optimalisasi dispatch listrik, serta kesiapan tim operasi dan pemeliharaan di lapangan.
Baca Juga: SPBU 24 Jam dan 200 Motorist Disiagakan, Pertamina Antisipasi Lonjakan 12% Konsumsi BBM Saat Mudik
“Total kapasitas sekitar 3 gigawatt energi bersih tetap beroperasi normal selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” ucapnya.
PNRE memastikan seluruh unit pembangkit berada dalam kondisi andal dengan pengawasan operasional 24 jam, untuk menjaga stabilitas suplai listrik berbasisenergi bersih. (*)





