Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting

suara.com
20 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Habiburokhman dari Gerindra membenarkan anggaran Makan Bergizi Gratis masuk pos pendidikan karena penerimanya adalah pelajar.
  • Anggaran MBG diperoleh dari efisiensi kegiatan tidak produktif, bukan mengorbankan program pendidikan esensial lainnya.
  • Anggaran MBG telah disetujui Banggar DPR bersama seluruh fraksi, termasuk PDIP, dan kini fokus pengawasan pelaksanaan.

Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman, memaparkan alasan mendasar di balik masuknya anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam pos anggaran pendidikan.

Menurutnya, langkah ini secara faktual sangat tepat mengingat sasaran utama program tersebut adalah para pelajar.

Pernyataan ini sekaligus merespons sikap PDI Perjuangan (PDIP) yang belakangan menyatakan keberatan terhadap penggunaan anggaran pendidikan untuk program MBG.

"Secara faktual, masuknya MBG di anggaran pendidikan memang memiliki alasan yang kuat yakni karena penerima MBG adalah siswa yang menjadi bagian terpenting dari sistem pendidikan," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Habiburokhman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pengalokasian dana untuk MBG tidak mengorbankan program pendidikan esensial lainnya.

Ia menjelaskan, bahwa anggaran tersebut diperoleh dari hasil efisiensi kegiatan-kegiatan yang dianggap tidak produktif.

"Selain itu tidak ada alokasi lebih penting yang dihapus untuk penganggaran MBG, yang ada adalah menghapus kegiatan-kegiatan tidak efisien dan rawan korupsi di sektor tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa anggaran MBG sebenarnya telah melalui proses pembahasan yang matang di Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Ia menyebut Ketua Banggar DPR Said Abdullah, yang merupakan politisi PDIP, telah menyatakan bahwa anggaran tersebut sudah disetujui bersama oleh seluruh fraksi.

Baca Juga: Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

Untuk itu, ia menyayangkan adanya sikap yang dinilai tidak konsisten terkait kesepakatan anggaran yang telah diputuskan.

"Nilai politisi ada pada keberpihakan kepada rakyat kecil serta konsistensi sikap dan ucapan, jangan karena nafsu cari panggung membuat kita membabi buta," tegasnya.

Habiburokhman mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan program MBG demi masa depan anak-anak Indonesia.

Ia menekankan bahwa fokus saat ini seharusnya berada pada pengawasan di lapangan, bukan lagi pada perdebatan pos anggaran yang sudah disepakati.

"MBG adalah program terbaik dan sangat berguna untuk anak-anak kita. Hal ihwal persetujuan anggaran sudah berlalu karena sudah kita sepakati, tinggal sekarang kita awasi pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video:CT ARSA, Sakinah Finance dan Airnav Gelar Pemberdayaan Disabilitas
• 6 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Nikmati Momen Libur Lebaran Lebih Tenang: Diskon s.d Rp250.000
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Bagi-bagi Duit ke Keluarga: Bupati Fadia Rp 5 M, Suami Rp 1 M, Anak Rp 7 M
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Perang Iran Meluas, Raksasa Amerika Kompak Tutup Kantor
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Antisipasi Lonjakan Harga saat Lebaran, DPD RI Cek Kesiapan Cadangan Pangan di Gudang Bulog Yogyakarta
• 23 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.