Mentrans Dorong Produktivitas Durian Parigi Moutong

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mendorong peningkatan produktivitas komoditas durian di Kabupaten Parigi Moutong sebagai langkah strategis menciptakan ekosistem ekonomi baru di kawasan transmigrasi.

Menurutnya, komoditas unggulan seperti durian memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi daerah, asalkan didukung kepastian hukum lahan.

"Peningkatan produktivitas komoditas unggulan seperti durian harus didukung dengan kepastian lahan agar menarik minat investor. Oleh karena itu, Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi di Parigi Moutong perlu berada dalam clean and clear," ujar Iftitah dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menegaskan, sisa HPL transmigrasi di Parigi Moutong perlu ditingkatkan menjadi sertifikat dan dilakukan valuasi. Langkah tersebut dinilai penting agar kawasan transmigrasi memiliki nilai ekonomi yang jelas dan mampu menarik investasi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Menurut Iftitah, fokus utama Kementerian Transmigrasi saat ini adalah produktivitas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Kami ingin memberi dampak langsung pada pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja di kawasan transmigrasi. Jika produktivitas meningkat, investasi bisa masuk dan menyerap tenaga kerja sehingga daya beli masyarakat ikut meningkat," ucapnya.

Lebih lanjut, Iftitah mengaku tertarik dengan potensi besar Parigi Moutong, khususnya komoditas durian yang telah mencatatkan ekspor perdana ke Tiongkok sejak 2023.

Ia menilai, komoditas unggulan daerah harus dikembangkan secara terintegrasi agar mampu menjadi fondasi ekonomi baru di kawasan transmigrasi.

Selain durian, pengembangan kawasan juga akan diperkuat melalui revitalisasi UPT Nelayan Moian di Kawasan Bahari Tomini Raya, serta sinergi pengembangan komoditas bersama jajaran internal kementerian.

Kemudian, Iftitah menekankan pentingnya penyatuan visi dalam pembangunan kawasan transmigrasi.

"Yang paling penting adalah menyatukan visi, bahwa uang negara harus bisa dipertanggungjawabkan dengan bukti nyata, yaitu bagaimana kita mengentaskan kemiskinan dengan menciptakan banyak lapangan kerja. Arah transmigrasi sekarang adalah peningkatan produktivitas untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru," tegasnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1.600 Jemaah Umrah asal Malaysia tak Keluar dari Arab Saudi
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bocah SD Tewas Bersimbah Darah di Bandung Barat, Tubuhnya Penuh Luka Sabetan Senjata Tajam
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kenakan Rompi Oranye, Begini Penampakannya
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Momen Penuh Emosional dalam Pemakaman Massal 165 Siswi Iran yang Tewas dalam Serangan Israel-AS
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Kain Kafan Tak Memiliki Kantong
• 7 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.