Pembunuh Bocah SD di Bandung Barat Ternyata Kakak Tiri, Begini Cara Pelaku Habisi Nyawa Adiknya

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- MZ (28 tahun) ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap seorang bocah berinisial ASA (12). Tersangka yang tak lain adalah kakak tiri korban itu digelandang ke Mapolres Cimahi pada Rabu (4/3/2026) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui sudah melakukan pembunuhan terhadap adik tirinya pada Selasa (3/3/2026) di rumah korban di Kampung Warung Tiwu, RT 02/16, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Baca Juga
  • Bocah SD Tewas Bersimbah Darah di Bandung Barat, Tubuhnya Penuh Luka Sabetan Senjata Tajam
  • Penyebab Tewasnya Bocah SD di Bandung Barat Terjawab, Dibunuh Kakak!
  • Perang AS-Iran, Imam Mahdi Muncul Setelah Ramadhan Gerhana, dan Runtuhnya Khalifah Ottoman 102 Tahun
"Pelaku ini kakak tiri dari korban. Kemarin, pelaku sengaja datang ke sini untuk bertemu dengan orang tuanya. Saat dia datang ke rumah, orang tuanya dalam kondisi tidak ada, tetapi ada korban," kata Niko saat dikonfirmasi.

Kapolres Cimahi, Niko Nurallah Adi Putra. - (Ferry Bangkit/ Republika)

.rec-desc {padding: 7px !important;} Setelah itu, tersangka menuju ke belakang rumah dan menemukan sebilah senjata tajam berupa golok. Kemudian MZ menuju ke lantai dua rumah dan langsung menghabisi korban yang masih duduk di kelas 6 SDN 1 Sukarame. Tersangka menggorok leher dan menusuk bagian pinggung hingga menyayat tangan korban hingga tewas.

"Pelaku sempat pergi ke belakang. Rumah korban itu, di bagian belakang, ada bekas bangunan lama. Di situ dia masuk, membawa parang, dan akhirnya langsung melukai korban dengan beberapa luka, sesuai keterangan pelaku. Itu kejadiannya sebelum Dzuhur," ungkap Niko.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Menlu: Indonesia Siap Jadi Jembatan Damai
• 12 jam laluokezone.com
thumb
MoU DPP GAN-BNN: Fokus Lindungi Generasi Muda dari Narkoba
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Dukung Ketegasan Menpora, NOC Indonesia Kawal Kasus Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bandar Ganja di Bekasi Ngaku Jual Kopi ke Orangtua, Edarkan Narkoba Lewat Instagram
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Usai Geledah Mirai Asset Sekuritas, OJK Bekukan Saham BEBS Senilai Rp 14,4 T
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.