Menteri Trenggono janji tuntaskan tiga persoalan di KNMP Malang

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berjanji segera menyelesaikan tiga persoalan yang masih dihadapi para nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Trenggono saat sesi dialog bersama para nelayan di KNMP Desa Pujiharjo, Rabu, menyampaikan tiga persoalan yang ada, yakni keberadaan fasilitas stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), sedimentasi, dan penguatan akses jalan.

"Saya pertama kali datang ke sini (KNMP Desa Pujiharjo) enam bulan yang lalu dan sekarang sudah jadi. Mudah-mudahan tidak sampai enam bulan tiga hal tadi bisa terealisasi," kata Trenggono.

Tiga persoalan tersebut merupakan hasil masukan yang didapatkan oleh Menteri Trenggono saat berdialog bersama para nelayan.

Baca juga: Menteri Trenggono akan tambah fasilitas SPBN di KNMP Lateng Banyuwangi

Baca juga: Menteri Trenggono puji proyek pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi

Pada kesempatan itu, salah seorang nelayan menyampaikan bahwa harus membeli kebutuhan bahan bakar perahunya ke wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang ditempuh dengan waktu perjalanan selama dua jam dari Desa Pujiharjo.

Melihat kondisi yang ada, Trenggono memastikan akan merealisasikan usulan tersebut dengan melengkapi kawasan KNMP Desa Pujiharjo dengan fasilitas SPBN.

Perihal usulan penyelesaian masalah sedimentasi, dia menyampaikan meminta kepada Direktorat Jenderal Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan agar melakukan pengerukan sehingga akan melancarkan arus masuk dan keluar kapal ke area tambatan atau sandar yang ada di KNMP Pujiharjo.

"Terus untuk yang jalan, sudah saya minta ke Pak Bupati dan nanti kami akan bantu ke Menteri Pekerjaan Umum," ucap dia.

Saat ini, di kawasan tersebut telah memiliki sejumlah infrastruktur utama dan siap dioperasionalkan, seperti pabrik es batu portabel untuk ikan, kios perbekalan, kantor pengelola, shelter pendaratan ikan, docking kapal dan bengkel nelayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring menjelaskan jumlah perahu nelayan di Desa Pujiharjo per 2026 totalnya mencapai 300 unit.

Pada musim tangkap, setiap satu kapal nelayan rata-rata membutuhkan bahan bakar mencapai 40 liter per hari.

"Berarti ada sekitar 12 ribu liter dalam satu hari yang harus tercukupi. Kalau misalnya nanti per tangki SPBN kapasitas delapan ribu liter, berarti sudah mencukupi untuk satu hari saat musim ikan," kata dia.

Sedangkan, pengerukan sedimentasi dikatakannya bukan hanya memudahkan akses dari laut ke area tambatan maupun sebaliknya tetapi meminimalkan terjadinya kerusakan kapal.

"Karena kapal tidak lagi ditambatkan di pasir seperti sebelum-sebelumnya, kondisinya jauh lebih awet kalau disandarkan di air," tuturnya.

Baca juga: Kemdiktisaintek-KKP kolaborasi riset motor listrik untuk kapal nelayan

Baca juga: Trenggono: Pembangunan Kampung Nelayan tahap satu capai 50 persen


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tian Bahtiar Divonis Bebas di Kasus Perintangan Penyidikan 3 Perkara Korupsi
• 21 jam laludetik.com
thumb
John Herdman Langsung Diuji Jelang Debutnya: Grup Neraka Mengintai Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
BGN Sebut Sekolah Boleh Kembalikan hingga Tolak MBG
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Cek THR Pensiunan ASN Bisa Lewat HP, Berikut Caranya
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Warga Tambora Keluhkan Air PAM Hanya Menetes, Kotor dan Berbau Seperti Got
• 45 menit laluliputan6.com
Berhasil disimpan.