Persiapan Mudik Lebaran 2026, Puluhan Bus di Kudus Jalani Servis dan Tes Jalan

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Puluhan armada bus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai menjalani servis dan tes jalan menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026. Sejumlah mekanik tampak sibuk melakukan perawatan untuk memastikan kendaraan laik jalan saat mengangkut pemudik.

Seperti yang terlihat di garasi PO Shantika di Kudus, para mekanik terlihat memperbaiki mesin, mengelas, serta mengetes klakson pada Rabu (4/3). Perusahaan otobus tersebut menyiapkan 50 armada untuk melayani arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Manajer Operasional PO Shantika, Hartotok Priyo Wiyono, menjelaskan kesiapan arus mudik meliputi servis mesin hingga area kursi penumpang. Pengecekan juga dilakukan terhadap kelengkapan bus, seperti palu pemecah kaca, ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).

“Briefing kepada sopir sudah dilakukan. Pembekalan agar mengemudikan bus dengan hati-hati sudah kami sampaikan dua hari lalu,” katanya, Rabu (4/3).

Total 50 armada melayani rute Jabodetabek hingga Kabupaten Kudus dan sekitarnya, termasuk rute sebaliknya.

“Ketersediaan 50 armada sebenarnya masih kurang. Rencananya kami juga bekerja sama dengan bus pariwisata untuk mengakomodasi penumpang apabila terjadi lonjakan,” ujarnya.

Pengecekan akhir berupa tes jalan juga akan dilakukan dalam waktu dekat. Selain itu, kebersihan dan kerapian bagian dalam bus turut diperiksa.

Pengecekan kesehatan sopir juga dilakukan agar tetap prima saat mengantar penumpang. Setiap armada akan diisi dua pengemudi dan satu kernet.

Pemkab Siapkan Mudik Gratis

Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa Pemkab Kudus menyiapkan total 14 armada bus untuk program arus mudik dan arus balik gratis. Rinciannya, 12 armada untuk arus mudik dan dua armada untuk arus balik.

“Pemkab Kudus menyiapkan 14 bus. Jumlah itu terdiri atas tiga bus dari Pemkab, dua dari PT Nojorono, dua dari Baznas, dua dari PT Djarum, dan lima dari PT Sukun,” katanya, Selasa (3/3).

Ia menyebut program tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam melayani masyarakat.

“Atas nama Pemkab Kudus, kami menyampaikan terima kasih kepada pihak swasta dan semua pihak yang telah mendukung program ini,” terangnya.

Program mudik gratis ini dilaksanakan sesuai arahan Presiden RI dan Gubernur Jawa Tengah agar pemerintah daerah ikut memfasilitasi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman. Pendaftaran dikoordinasikan oleh Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK).

Bupati Sam’ani menambahkan, masyarakat ber-KTP Kudus dapat mendaftar melalui FKMK. Sejauh ini tercatat 336 orang telah mendaftar. Jumlah tersebut rencananya akan bertambah 250 orang lagi pada 15 Maret mendatang, sehingga total pemudik mencapai 586 orang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potret Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Pakai Rompi Oranye KPK, Teriak Histeris: Saya Tidak Di-OTT
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Minyak Mentah Bergejolak
• 10 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Habiburokhman Gerindra Akui MBG Ambil dari Dana Pendidikan
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Riset: Transisi Energi Tersandera Pebisnis-Politisi
• 57 menit lalukatadata.co.id
thumb
Prediksi Liga Inggris Brighton vs Arsenal Live VIDIO Dini Hari Nanti: The Gunners Tanpa 3 Pilar Utama
• 8 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.