Waspada Takjil Berbahaya, BPOM Temukan Zat Formalin pada Mie Jajanan Kaki Lima

disway.id
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperketat pengawasan jalur pangan di seluruh penjuru Indonesia memasuki momen Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Dalam operasi intensifikasi yang digelar serentak dari Sabang hingga Merauke, petugas menemukan temuan mengerikan: zat pengawet mayat atau formalin masih beredar pada sediaan mie di pedagang kaki lima.

BACA JUGA:Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

BACA JUGA:Sebut Pemerintah Suka Narkoba, Tiyo Ardianto: Bikin Halusinasi Indonesia Sebagai Negara Bahagia Sedunia

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa seluruh unit pelaksana teknis di pusat maupun daerah dikerahkan setiap hari selama satu bulan penuh.

Mengingat jumlah pelaku usaha yang mencapai jutaan, BPOM menerapkan metode pengawasan berbasis surveillance yang ketat.

"Tentu karena ada jutaan pelaku usaha, kita tidak mungkin mengawasi secara langsung satu per satu. Maka kita lakukan intensifikasi secara surveillance. Dalam laporan kali ini, kami sudah mengecek lebih dari dua ribu fasilitas produksi pangan," ujar Taruna ditemui di kantor BPOM, Rabu 4 Maret 2026.

BACA JUGA:Pramono Ingin Rekrut Pengemis dan Pemulung di Jakarta Jadi PPSU: Ruang Kerja Itu Harus Adil

BACA JUGA:Janggalnya Kematian Ermanto Usman di Bekasi Penuh Misteri, Keluarga Korban: Dua Mobil Masih Ada

Tidak hanya menyasar pabrik besar, tim BPOM juga turun langsung ke pasar-pasar tradisional hingga menjangkau para penjual kaki lima.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap produk yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kesehatan dan bebas dari zat berbahaya seperti pengawet atau pewarna ilegal.

Sangat disayangkan, dalam sidak tersebut petugas menemukan adanya penyalahgunaan formalin pada bahan mie yang dijual di pinggir jalan. 

Temuan ini menjadi alarm bagi warga untuk lebih selektif dalam memilih takjil atau makanan berbuka puasa.

"Kita temukan ada satu zat, yaitu pengawet formalin pada sediaan mie yang dijual di pedagang kaki lima. Tujuan pengawasan ini jelas, memastikan apa yang dimakan rakyat kita sehat dan tidak mengandung zat-zat berbahaya," tegas Taruna.

BACA JUGA:Sopir Transjakarta yang Sebabkan Adu Banteng di Jalur Langit Koridor 13 Ditetapkan Jadi Tersangka

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu Sugiono Telepon Menlu Iran, Indonesia Siap Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Tentara AS Diberitahu Perang AS-Israel di Iran untuk Picu Armagedon
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026, KSOP Batam Jamin Kesiapan Armada Penyeberangan
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Kronologi Penangkapan Fadia Arafiq, Sempat Kejar-kejaran dengan KPK dan Ditangkap saat Ngecas Mobil Listrik
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Rupiah Dibuka Melemah Karena Ketidakpastian Konflik Timur Tengah
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.