Bisnis.com, BATAM - KSOP Khusus Batam memastikan mayoritas kapal penumpang yang beroperasi di perairan Batam telah memenuhi standar keselamatan jelang arus mudik Lebaran 2026.
Kepala KSOP Khusus Batam M. Takwim Masuku mengatakan dari total 82 kapal penumpang yang terdata, sebanyak 79 kapal telah menjalani pemeriksaan kelaiklautan (ramp check). Seluruh kapal yang diperiksa dinyatakan laik laut dan siap beroperasi.
“Ramp check ini untuk memastikan kapal benar-benar memenuhi standar keselamatan, baik dari sisi administrasi maupun teknis. Hasil pemeriksaan, 79 kapal dinyatakan layak,” ujar Takwim, Selasa (3/3).
Dia menjelaskan pemeriksaan mencakup kelengkapan dokumen, kondisi fisik kapal, permesinan, alat navigasi, hingga perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dan alat pemadam kebakaran.
Menurut dia, terdapat sejumlah temuan minor saat pemeriksaan, seperti jaket pelampung yang perlu diganti atau tali perlengkapan yang harus diperbarui. Namun, seluruhnya telah direkomendasikan untuk segera diperbaiki sebelum kapal kembali beroperasi penuh.
“Temuannya kecil-kecil saja, misalnya life jacket yang sudah robek harus diganti. Itu langsung kami minta untuk dilengkapi,” katanya.
Baca Juga
- Jelang Arus Mudik, Bahlil Sebut Cadangan BBM Nasional di Level 20 Hari
- Jelang Mudik Lebaran 2026, Pertamina Jamin Stok BBM-LPG Aman
- Jateng Siagakan Tol Bawen-Ambarawa Guna Urai Kepadatan Pemudik
Tiga kapal lainnya belum menjalani ramp check karena dua unit masih dalam proses docking, sementara satu kapal tengah dalam masa charter dan belum dapat dilakukan pemeriksaan. KSOP memastikan pemeriksaan akan dilakukan setelah kapal siap.
Takwim menilai jumlah armada yang telah diperiksa cukup untuk melayani kebutuhan angkutan Lebaran, mengingat pemeriksaan serupa juga dilakukan di pelabuhan lain seperti Tanjung Uban dan Tanjung Balai Karimun.
Selain aspek kapal, KSOP juga memastikan kesiapan awak kapal, termasuk nahkoda. Pemeriksaan tes narkoba telah dilakukan terhadap awak kapal di Pelabuhan Telaga Punggur bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Keselamatan bukan hanya kapalnya, tetapi juga awaknya. Nahkoda dan kru harus memenuhi kompetensi dan bebas dari narkoba. Mereka bekerja atas persetujuan syahbandar dan sesuai dengan sertifikat keahlian masing-masing,” ujarnya.
Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberikan izin operasi kepada kapal yang belum memenuhi standar kelaiklautan.
“Prinsipnya keselamatan adalah prioritas utama. Kapal yang belum laik laut tidak akan kami izinkan beroperasi,” tegas Takwim.
Dengan ramp check yang hampir rampung, KSOP Batam optimistis angkutan laut pada periode mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan lancar.





