JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir menerjang Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa 3 Maret 2026. Bencana tersebut menelan korban jiwa dan luka.
Kapusdatin BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir disebabkan meningkatnya debit Sungai Kepil serta banjir lahar hujan di Sungai Senowo. Abdul menjelaskan wilayah terdampak atas bencana ini meliputi enam desa dari tiga kecamatan.
"Wilayah terdampak meliputi enam desa di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Dukun, Sawang, dan Mungkid," ujar Abdul, Rabu (4/3/2026).
Korban meliputi satu orang meninggal dunia dan enam orang luka ringan. Bahkan, dari catatan BPBD Provinsi Jawa Tengah masih ada empat orang yang dinyatakan hilang usai terseret arus banjir.
"BPBD Provinsi Jawa Tengah melaporkan satu orang meninggal dunia, enam orang luka ringan, dan empat orang dinyatakan hilang akibat terbawa arus," tutur Abdul.
Sementara itu, satu unit jembatan juga tercatat putus dan tiga jembatan lainnya terdampak. BNPB tengah melakukan kaji cepat untuk mengidentifikasi infrastruktur terdampak dan kebutuhan penanganan.
"Upaya pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang dilaporkan hilang terus dilaksanakan hingga Rabu," ujarnya.
(Arief Setyadi )




