Korlantas Polri Kerahkan Drone Presisi Dalam Operasi Ketupat 2026

realita.co
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita)- Dalam Operasi Ketupat 2026 Korps Lalu Lintas Polri akan memaksimalkan penggunaan Drone Presisi untuk memantau kepadatan arus mudik dan balik secara real time.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan teknologi yang dimiliki Korlantas Polri yang digunakan untuk mendeteksi titik rawan kemacetan, perlambatan, pelanggaran serta memantau pergeseran arus kendaraan di sejumlah ruas tol dan rest area dalam masa mudik lebaran nanti.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Arus, Korlantas Polri Persiapkan Skenario untuk Mengurai Kemacetan

"Beberapa titik yang menjadi fokus pemantauan antara lain KM 29, KM 81, serta sepanjang KM 70 hingga KM 414," ujar Agus di Korlantas Polri, Rabu (4/2/2026).

Selain itu, Kakorlantas juga merinci dalam proses pengawasan juga dilakukan di rest area serta kawasan rawan seperti Gadog, Malang Raya dan Bali.

"Counting dan gambaran situasi langsung dari udara. Informasi tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas seperti contraflow, sistem satu arah (one way), maupun pengalihan arus," terangnya.

Baca juga: Beri Rasa Aman! Korlantas Polri Terjunkan Personil dalam Pengamanan Nataru 2025

Agus juga menegaskan meski memiliki kemampuan penegakan hukum, personil polri lebih bersifat kemanusiaan yakni pendekatan dalam Operasi Ketupat.

"Polri tidak bangga melakukan penegakan hukum. Saya juga mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas karena keberhasilan Operasi Ketupat ini juga bergantung pada disiplin para pengguna jalan," ungkapnya.

Baca juga: Korlantas Polri Akan Menggelar Operasi Zebra 2025, Fokus Utama Perlindungan Pejalan Kaki

Menurut Agus, Operasi Ketupat bukan hanya pengamanan jalan, tetapi pengamanan seluruh rangkaian aktivitas masyarakat agar mudik berjalan aman, lancar dan masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga dengan selamat.

"Kami juga menginginkan, bukan hanya selamat di perjalanan tetapi selamat sampai tujuan dan bahagia di kampung halaman dan selamat pada saat kembalinya itu kita jamin," pungkasnya.(Ang)

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Apresiasi Spanyol yang Katakan tidak Pada Perang
• 35 menit lalumediaindonesia.com
thumb
F-Buminu Sarbumusi: Jangan Hukum Institusi Polisi karena Ulah Oknum
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Wajah Baru JPO Sarinah: Ikonik, Modern, dan Ramah Disabilitas
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Angin Duduk Itu Mitos, Dokter Tegaskan Itu Serangan Jantung
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Kasus Kematian Nizam Makin Rumit, LPSK Desak Polisi Dalami Keterlibatan Ayah Kandung, Ternyata Seorang Anggota Geng
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.