Empat pelabuhan di Banten disiapkan untuk mengangkut pemudik tujuan Sumatera pada periode Lebaran Idul Fitri 2026. Satu dari empat pelabuhan itu dijadikan pelabuhan cadangan.
Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan pihaknya sudah mengecek ke pelabuhan-pelabuhan yang akan mengangkut pemudik. Menurutnya, keempat pelabuhan itu siap untuk melayani pemudik.
"Dari pagi tadi kita melakukan pengecekan empat pelabuhan yang ada di Provinsi Banten dalam rangka kesiapan memastikan kesiapan sarana prasarana terutama selain kesiapan personel, sarana yang oleh para petugas dan stakeholder lainnya termasuk kesiapan pelabuhan baik pelabuhan Bandar Bakau Jaya yang ada di Bojonegara, Ciwandan, Pelindo 2 Ciwandan, dan Krakatau Bandar Samudra dan terakhir kita melakukan pengecekan di ASDP Merak," kata Hengki di Pelabuhan Merak Rabu (4/3/2026).
Hengki mengatakan, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) di Bojonegara, Serang peruntukannya hanya bagi kendaraan truk sumbu tiga ke atas atau golongan 7, 8, dan 9.
"Tapi kita selalu siapkan termasuk kesiapan dermaga-dermaga termasuk kita koordinasi dalam hal kesiapan kapal yang akan melayani baik Bojonegoro BBJ yang akan melayani sumbu 3 golongan 7, 8, 9. Kalau di sini nanti itu di Merak ini sendiri akan melayani pejalan kaki kendaraan pribadi maupun bus," ujarnya.
Pemudik pejalan kaki dan kendaraan pribadi menyeberang melalui Pelabuhan Merak. Sementara, truk sembako dan kendaraan roda dua berangkat melalui Pelabuhan Ciwandan.
"Sedangkan Pelabuhan Pelindo 2 Ciwandan itu akan melayani kendaraan truk golongan 5B dan 6B dan kendaraan roda 2. Sedangkan Krakatau Bandar Samudra itu kontigensi ketika kendaraan golongan 5 dan 6D itu kalau memang sangat padat sampai JLS tingkat selatan maka kita akan alihkan ke Krakatau Bandar Samudra," katanya.
Di luar persiapan pelabuhan, polisi menyiapkan beberapa posko di sepanjang jalur mudik menuju 4 pelabuhan tersebut. Nantinya, posko itu dijaga 24 jam oleh personel gabungan dari berbagai instansi.
"Semua kita siapkan antisipasi bencana yang akan kita gelar di pos yang ada di sini. Pos terpadu penanggulangan bencana termasuk banjir maupun laka laut dan sebagainya," ujarnya.
(jbr/jbr)





