Kapolri: Presiden Prabowo Konsisten Jadi Penengah Konflik Timur Tengah

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif sebagai penengah konflik di Timur Tengah. Di tengah memanasnya situasi global pasca-aksi saling serang antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel, Indonesia terus mendorong terciptanya perdamaian dunia, termasuk kedaulatan penuh bagi Palestina.

“Bapak Presiden Prabowo berusaha untuk ikut melaksanakan peran sebagai negara non-blok, melaksanakan politik luar negeri bebas aktif untuk ikut mendamaikan peristiwa yang sudah terus-terus terjadi dan mendukung agar Palestina bisa menjadi negara yang berdaulat,” kata Listyo dalam kegiatan Silaturahmi Ramadan di Bandung, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Rabu, 4 Maret 2026.
 

Baca Juga :

Ketua MPR: Presiden Ingin Dengar Pandangan Ulama Soal Serangan ke Iran

Kapolri menilai eskalasi konflik yang meluas hingga ke luar jalur Gaza telah memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas global maupun domestik. Ketegangan di wilayah Teluk disebut telah memicu guncangan pada sendi-sendi kehidupan, terutama terkait rantai pasok energi dunia yang mulai terganggu.

“Kita sedang menghadapi situasi yang tidak baik-baik saja. Eskalasi global berdampak terhadap sendi-sendi kehidupan, baik di tingkat global, regional, maupun dalam negeri,” kata Listyo.

Salah satu dampak nyata yang disoroti adalah kenaikan harga minyak dunia akibat terganggunya jalur distribusi di Selat Hormuz. Jalur vital tersebut terdampak langsung oleh konflik, sehingga memicu kekhawatiran bagi negara-negara yang mengandalkan impor energi untuk kebutuhan nasionalnya.

“Perdagangan minyak yang melewati Selat Hormuz terdampak, sehingga ini juga mengakibatkan guncangan, termasuk bagi negara-negara yang mengandalkan impor minyak,” ujar Listyo.


Serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. Foto: ANTARA/Anadolu/py.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih buruk, Listyo menyebut Presiden Prabowo secara intensif terus melakukan komunikasi diplomatik dengan pemimpin negara-negara di Asia dan Timur Tengah. Pemerintah berharap langkah-langkah diplomasi ini dapat mengendalikan eskalasi agar tidak mengganggu pencapaian tujuan nasional Indonesia.

“Kita semua tentunya menginginkan permasalahan global ini segera selesai. Pemerintah berupaya agar eskalasi yang terjadi tidak semakin memburuk dan tidak mengganggu tujuan nasional,” kata Listyo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Klaim Serangan ke Iran Lebih Cepat dari Jadwal
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Anung Sebut Akses ke JIS Kini Makin Mudah, KRL Segera Berhenti Langsung di Stasiun Stadion
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Oknum Prajurit TNI Aniaya Sopir Taksi Online Akibat Senggolan Kendaraan
• 12 jam laludetik.com
thumb
Banjir Terjang Magelang, 1 Orang Tewas dan 4 Hilang Terseret Arus
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Arab Saudi Sediakan 2.500 Kamar Hotel untuk Warga GCC yang Tertahan di Bandara
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.