5 Kesalahan yang bikin Jaringan Kantor jadi Bom Waktu

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Jaringan kantor merupakan tulang punggung operasional bisnis modern. Mulai dari komunikasi internal, akses data, sistem keuangan, hingga layanan pelanggan, semuanya bergantung pada konektivitas yang stabil dan aman.

Sayangnya, masih banyak perusahaan yang melakukan kesalahan umum dalam instalasi jaringan kantor yang sering terjadi tanpa disadari.

Baca Juga :
Bonus Hari Raya untuk Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
Pesan Mengharukan Neymar Usai Rodrygo Cedera Mengerikan

Direktur PT Nusa Network Prakarsa, Edward, menjelaskan bahwa banyak permasalahan jaringan muncul bukan karena perangkat yang mahal atau murah, melainkan karena perencanaan yang kurang tepat sejak awal.

“Instalasi jaringan tidak bisa dilakukan secara asal. Harus ada perhitungan kapasitas, desain topologi, serta perencanaan keamanan agar sistem dapat berjalan optimal dan scalable. Jika pondasinya salah, dampaknya bisa panjang terhadap operasional bisnis,” ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.

Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui tentang kesalahan-kesalahan tersebut dan bagaimana dampaknya terhadap bisnis, berikut ulasan dari Nusa Network Prakarsa, perusahaan sistem integrator yang telah berpengalaman lebih dari satu dekade dalam menangani berbagai proyek infrastruktur jaringan di Indonesia.

1. Salah Spesifikasi Perangkat Jaringan

Salah satu kesalahan paling umum adalah penggunaan perangkat yang tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Banyak kantor dengan puluhan hingga ratusan pengguna masih menggunakan router kelas rumahan (SOHO) yang sebenarnya dirancang untuk skala kecil.

Akibatnya, koneksi menjadi tidak stabil, sering terjadi bottleneck saat traffic meningkat, dan performa jaringan menurun drastis pada jam operasional sibuk. Selain itu, penggunaan switch unmanaged tanpa perencanaan kapasitas juga membuat jaringan sulit dikembangkan ketika perusahaan bertumbuh.

“Pemilihan perangkat harus mempertimbangkan jumlah user, kebutuhan bandwidth, keamanan, serta rencana ekspansi bisnis,” jelas Edward.

2. Tidak Menggunakan Rack Server yang Proper

Kesalahan berikutnya adalah penempatan perangkat jaringan tanpa rack server yang sesuai standar. Perangkat seperti switch, router, firewall, dan patch panel sering kali diletakkan di meja atau ruang terbuka tanpa sistem manajemen kabel yang baik.

Padahal, penggunaan rack yang proper bukan hanya soal kerapian. Rack membantu menjaga sirkulasi udara, melindungi perangkat dari risiko fisik, serta memudahkan proses maintenance dan troubleshooting.

Baca Juga :
Daftar Barang yang Perlu Disiapkan Jika Perang Dunia III Pecah, Sudah Punya?
Terbongkarnya Jaringan Pemburu Gajah Sumatra Antarprovinsi Disebut Bukti Negara Hadir Lindungi Kekayaan Hayati
Daftar Kendaraan Terbaik: dari Truk Tangguh hingga Mobil EV Canggih

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Program Revitalisasi Sekolah 2025 Lampaui Target, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp14,06 Triliun untuk 2026
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2026 dan WFA ASN-Swasta, Cek Tanggal Lengkapnya!
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
BRI Super League: PSIM Tantang Juru Kunci Semen Padang, Jean-Paul van Gastel Akui Persiapan Tak Ideal
• 21 jam lalubola.com
thumb
Imigrasi Bogor Bongkar Dugaan Sindikat Scamming WNA Jepang di Sentul
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
3 Rumah di Ciomas Bogor Kebakaran gegara Puntung Rokok Dibuang ODGJ
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.