Penulis: Julian
TVRINews, Bangka Belitung
Eskalasi konflik geopolitik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah berdampak pada jadwal kepulangan sejumlah jemaah umrah asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Para jemaah saat ini masih tertahan di Arab Saudi akibat penyesuaian keamanan penerbangan.
Meski sempat memicu kepanikan dan kekhawatiran, baik di kalangan jemaah maupun keluarga di tanah air, seluruh jemaah dipastikan dalam kondisi aman dan terlindungi.
Leader Tour Jemaah Umrah Bangka Belitung, Intan Dwi Purnama, mengonfirmasi bahwa kondisi rombongan di Tanah Suci tetap terkendali. Ia menyebut, penundaan jadwal kepulangan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah para jemaah.
"Alhamdulillah seluruh jemaah dalam keadaan aman. Memang ada penyesuaian jadwal kepulangan, tapi untuk pelaksanaan ibadah tidak ada kendala berarti," ujarnya, dikutip Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut Intan, para jemaah tetap dapat memfokuskan diri menjalankan sisa rangkaian ibadah dengan khusyuk tanpa adanya hambatan keamanan di lokasi ibadah.
Sementara itu, perwakilan biro perjalanan umrah, Rahmat, menjelaskan bahwa faktor kehati-hatian menjadi prioritas utama dalam menyikapi situasi saat ini. Pihaknya memutuskan untuk menunda keberangkatan jemaah yang dijadwalkan berangkat pada bulan ini maupun bulan berikutnya.
"Kami mengambil langkah penundaan sambil menunggu arahan dan evaluasi regulasi dari pemerintah pusat, termasuk kepastian keamanan jalur penerbangan," jelas Rahmat.
Ia menegaskan, keselamatan dan kenyamanan jemaah menjadi pertimbangan utama sebelum kembali membuka jadwal pemberangkatan.
Pemerintah daerah bersama pihak biro perjalanan juga mengimbau keluarga jemaah di Bangka Belitung untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diminta untuk memantau perkembangan situasi melalui saluran informasi resmi yang disampaikan penyelenggara perjalanan.
Hingga saat ini, koordinasi antara pihak biro perjalanan, otoritas terkait, dan jemaah di Arab Saudi terus dilakukan guna memastikan proses pemulangan dapat berjalan aman dan lancar begitu situasi memungkinkan.
Editor: Redaktur TVRINews





