ANTARA - Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia mengatakan pentingnya bijak menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), agar tidak menggantikan peran manusia dalam komunikasi publik. Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, Perhumas menilai AI dapat mendukung pekerjaan di bidang Public Relations (PR), namun keputusan strategis tetap harus berada di tangan manusia. (Setyanka Harviana Putri/Ryan Rahman/Soni Namura/Nabila Anisya Charisty)





