Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi kini tengah fokus membawa Jakarta Pertamina Enduro meraih kemenangan jelang babak final four Proliga 2026 yang akan dimulai April mendatang.

Meski sebelumnya tampil mulus dan sempat menempati puncak klasemen, JPE menutup babak reguler dengan hasil pahit setelah kalah dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor telak 3-0 (25-10, 25-19, 25-15) pada pekan kedelapan, Kamis (26/3/2026) di GOR Padepokan Jenderal Pol Kunarto, Sentul, Bogor.

Hasil ini tak memengaruhi posisi kedua tim, karena keduanya sudah memastikan tiket ke babak final four. Namun, sejumlah penggemar menyampaikan kekecewaan, menyoroti performa Megawati yang hanya mengumpulkan 4 poin dari 3 set.

Megawati Hangestri di laga Red Sparks Vs Pink Spiders
Sumber :
  • KOVO

Sejak diperkenalkan, manajer JPE menegaskan bahwa timnya memiliki tiga pemain asing, termasuk Megawati, yang memiliki pengalaman mentereng di luar negeri, antara lain Red Sparks V-League Korea Selatan selama dua musim, Manisa BBSK Liga Voli Turki, Hà Phú Thanh Hóa Liga Vietnam, dan Supreme Chonburi-E.Tech Liga Thailand.

Megawati menjelaskan alasannya kembali memperkuat JPE meski baru saja kembali dari Turki:

“Aku lahir di Proliga dengan JPE, terus nggak ada alasan (nolak) juga sih, karena free juga setiap tahunnya. Jadi mau ikut klub mana bisa,” ujarnya jujur.

Selain soal klub, Megawati juga menyoroti perbedaan pembinaan voli di Indonesia dan luar negeri. Berdasarkan pengalaman bermain di empat negara — Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan Turki — ia melihat adanya perbedaan signifikan dalam sistem pembinaan atlet.

Menurut Megawati, di luar negeri pembinaan berjalan berkesinambungan dan tidak terputus oleh siklus kompetisi tahunan. Salah satu faktor utamanya adalah kontrak jangka panjang yang diberikan klub kepada pemain:

“Karena saya berpengalaman di luar negeri udah pernah main, menurut saya di sana pembinaannya itu terus-terusan,” kata Megawati.

“Jadi per tahun itu dia (pevoli) gak ganti klub, jadi dia punya kontrak mungkin tujuh tahun atau enam tahun, jadi pemainnya itu-itu aja dan mungkin dari situ chemistry-nya terbangun jadi gak ada perbedaannya gitu lho setiap tahunnya,” lanjutnya, dikutip dari YouTube Moji Social.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diangkat dari Novel, Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Akan Mulai Syuting April
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran Iris Dena di Samudra Hindia
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Rabu pagi ini kompak turun
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Filipina Jadi Target Ekspor ke-11, Indonesia Kirim Unggas Olahan Setiap Hari ke 10 Negara
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Reformasi Budaya Polri di Polres Pelabuhan Makassar, Kapolres Tekankan Perubahan Cara Berpikir
• 15 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.