Bupati Pekalongan Sebut Kena OTT KPK Saat Sedang Bersama Gubernur Jateng, Begini Kata Ahmad Lutfhi

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi membantah pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq perihal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjeratnya. Saat diwawancara awak media di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (4/3/2026), Fadia menyampaikan dia ditangkap penyidik KPK saat tengah bersama Luthfi.

Luthfi mengungkapkan, pada Senin (2/3/2026) malam, dia memang sempat menerima kunjungan beberapa bupati dan wakil bupati yang menemuinya di kediamannya di Kota Semarang, termasuk Fadia Arafiq. Menurut Luthfi, pertemuan tersebut membahas tentang perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya masing-masing. 

Baca Juga
  • KPK: Fadia Arafiq Ditangkap Terkait Kasus Pengadaan
  • Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT, Golkar Jateng: Kami Hargai Proses Hukum KPK
  • Perang AS-Iran, Imam Mahdi Muncul Setelah Ramadhan Gerhana, dan Runtuhnya Khalifah Ottoman 102 Tahun
Pembahasan tersebut berkaitan pula dengan akan digelarnya rapat koordinasi pelaksanaan MBG di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, pada keesokan harinya atau Selasa (3/3/2026). Luthfi mengundang seluruh bupati/wali kota di Jateng untuk hadir dalam rakor tersebut. 

Dalam pertemuan dengan Luthfi pada Senin malam, Fadia memohon izin tak bisa menghadiri rakor MBG sebagaimana yang sudah diagendakan. Luthfi mengatakan, tak ada pembahasan lain di luar hal tersebut. 

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Tidak tahu kalau ada OTT dan sebagainya. Tahunya paginya setelah ada OTT itu," ujar Luthfi dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026). 

Menurutnya, OTT terhadap Fadia Arafiq harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat di Jateng. "Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh bupati/wali kota, termasuk kita, termasuk seluruh ASN tempat kita, untuk menciptakan clear dan good government di wilayah kita agar tak melanggar hukum," kata Luthfi.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konflik Israel-Iran Memanas! Dedi Mulyadi Minta Warga Jabar di Timur Tengah Hati-hati, Imbau Hubungi Hotline Darurat Ini
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Iran Hanya Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz, Amankan 70 Persen Pasokan dari Teluk Persia
• 6 jam laludisway.id
thumb
Sahroni Nilai Putusan MKMK Fair: Adies Kadir Tak Langgar Etik
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Bahlil Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi hingga Hari Raya Idulfitri
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Israel Gempur Lagi Teheran: Targetkan Infrastruktur Militer, Warga Ketakutan
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.