Siti Khadijah RA, istri pertama Rasulullah Muhammad SAW, dikenal sebagai pilar utama dalam perjuangan awal dakwah Islam. Sosok yang dijuluki Ummul Mukminin ini memberikan teladan luar biasa mengenai cinta dan pengorbanan yang melampaui kecintaan terhadap materi.
Sebelum dipersunting oleh Rasulullah, Siti Khadijah merupakan wanita terkaya di Makkah. Namun, seluruh kekayaan tersebut ia wakafkan sepenuhnya untuk kepentingan umat Islam dan mendukung dakwah suaminya.
Saking totalnya pengorbanan tersebut, saat menghadapi sakaratul maut, kondisi ekonomi Khadijah sangat memprihatinkan. Tercatat, baju yang ia kenakan memiliki 83 tambalan. Bahkan, pada tambalan terakhirnya, ia tidak lagi memiliki potongan kain sehingga harus menggunakan pelepah daun kurma untuk menutupi bagian pakaian yang robek.
Dalam suasana haru menjelang wafatnya, Khadijah sempat meminta putrinya, Fatimah, untuk memohon kepada Rasulullah agar ia diizinkan menggunakan serban yang biasa dipakai Nabi saat menerima wahyu sebagai kain kafannya. Khadijah mengaku merasa malu untuk meminta langsung kepada sang suami.
Baca juga: Rasa Cinta untuk Rasulullah
Kesetiaan dan pengorbanan Khadijah ini pun mendapat apresiasi tertinggi dari Allah SWT. Malaikat Jibril datang membawa pesan khusus bahwa Allah menyampaikan salam kepadanya dan telah menjanjikan sebuah istana di surga yang terbuat dari mutiara bagi Khadijah.
Salah satu momen paling menyentuh dalam sejarah Islam adalah pernyataan Khadijah di hadapan Rasulullah saat ia berada di pangkuan suaminya tersebut. Ia menyatakan tidak pernah menyesal telah mendermakan seluruh harta dan kehormatannya demi Allah dan Rasul-Nya.
Ia bahkan berpesan, jika setelah wafatnya dakwah Rasulullah masih membutuhkan dana, ia mengizinkan makamnya digali dan tulang-belulangnya dijual untuk membiayai perjuangan Islam.
Pesan mendalam dari kisah ini adalah bagaimana cinta kepada Allah dan Rasul-Nya harus melampaui cinta kepada duniawi. Diharapkan semangat fisabilillah ini dapat menjadi inspirasi bagi umat Muslim, terutama dalam memaksimalkan ibadah dan sedekah di bulan suci.




