jpnn.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni menyiapkan 751.550 tiket untuk menyukseskan angkutan Lebaran 2026 guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik.
"Di angkutan Lebaran (tahun) ini (2026) Pelni menyediakan tiket sebanyak 751.550 tiket," kata Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani (Anda) dalam konferensi pers terkait persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah di Jakarta, Rabu.
BACA JUGA: Ramadan & Idulfitri 2026: Pertamina Patra Niaga Melayani Sepenuh Hati dengan 4 Pilar Tambahan
Anda menyampaikan persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah telah dilakukan secara menyeluruh demi memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Masa peak season ditetapkan mulai 6 Maret hingga 6 April 2026 dengan proyeksi puncak arus mudik pada 18 Maret dan puncak arus balik 2 April.
BACA JUGA: Mudik Lebaran 2026: Mitsubishi Gelar Program Purnajual Khusus
Pada periode angkutan Lebaran, Pelni mengoperasikan total 55 kapal yang terdiri atas 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis untuk melayani berbagai rute nasional.
Dia memerinci armada tersebut mencakup 11 kapal kapasitas 3.000 penumpang, 10 kapal 2.000 penumpang, sembilan kapal 1.000 penumpang, serta kapal kapasitas 500 penumpang dan ro-ro.
BACA JUGA: Harga BBM Naik, Ini 5 Pilihan Mobil Hybrid Buat Mudik Lebaran
Dari total armada tersebut, kapasitas kursi untuk satu kali keberangkatan mencapai 56.069 seat yang siap melayani lonjakan penumpang selama musim mudik.
Secara keseluruhan, Pelni memproyeksikan jumlah penumpang angkutan Lebaran 2026 mencapai 641.025 orang, sedikit menurun dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Sebanyak lebih dari 300 pelabuhan akan disinggahi oleh 55 kapal Pelni guna menjangkau wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Indonesia.
Lebih lanjut Anda memastikan seluruh armada dipastikan beroperasi penuh selama peak season dan telah menyelesaikan proses docking sebagai bagian dari persiapan teknis.
Selain itu, ramp check dilakukan oleh Kementerian Perhubungan guna memastikan setiap kapal laik laut sebelum dioperasikan melayani masyarakat.
Dari sisi operasional, Pelni juga memantau ketersediaan bahan bakar minyak untuk mendukung kelancaran perjalanan selama periode Lebaran. Kebutuhan bahan bakar reguler mencapai 18.000 kiloliter per bulan, sementara pada peak season meningkat menjadi 22.000 kiloliter.
Dia menegaskan komitmen memberikan pelayanan terbaik meskipun bertepatan dengan bulan Ramadhan dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Pelni berharap perjalanan mudik dan arus balik tahun ini berlangsung selamat, aman, dan nyaman sehingga masyarakat dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.
Melalui kesiapan armada, tiket, dan dukungan operasional, Pelni optimistis angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan mendukung mobilitas nasional secara maksimal. (antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sambut Tradisi Mudik, AM Gelar Program Tanpa Undian, Pulang Bawa Hadiah
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




