tvOnenews.com - Juara dua divisi UFC, Alex Pereira, telah menjadi salah satu legenda MMA hanya dalam kurun waktu lebih dari empat tahun.
Namun, meski prestasinya sudah diakui, masih ada pihak yang meragukan kemampuan petarung berjuluk ‘Poatan’ itu, terutama ketika ia menargetkan sabuk ketiga di divisi kelas berat yang dihuni para petarung monster.
Ketika pertama kali debut di UFC, Alex Pereira tampak seperti bayangan masa lalu yang mengejar bintang yang bersinar di kelas menengah saat itu, yaitu Israel Adesanya.
- X @ufc
Kedua petarung ini sebelumnya pernah bertemu di dunia Kickboxing, di mana Pereira berhasil mengalahkan Adesanya. Kemenangan ini terus menjadi bahan perbincangan meski Adesanya telah menjadi juara tak terbantahkan UFC.
Meski akhirnya Pereira berhasil mengalahkan Adesanya dan merebut sabuk juara, pertarungan mereka tetap dikenang sebagai rivalitas paling menarik dan menguntungkan di divisi kelas menengah.
Sejak saat itu, Pereira tak terbendung, mengalahkan berbagai juara di kelas menengah sebelum naik ke kelas berat ringan, di mana ia berhasil menaklukkan Magomed Ankalev.
Di sisi lain, Josh Hokit adalah prospek kelas berat dengan rekor 8-0 yang berusaha menembus persaingan gelar juara. ‘The Incredible Hok’ dijadwalkan bertarung melawan Curtis Blaydes pada UFC 327, 11 April.
Kemenangan dapat membawanya lebih dekat ke pertarungan besar melawan Alex Pereira, Tom Aspinall, dan bintang-bintang kelas berat lainnya.
Seolah ingin membangun ketegangan, Hokit mencoba memprovokasi Pereira. Mengenai rumor kepindahan Pereira ke kelas berat, Hokit berkomentar:
“Sungguh gila bagaimana dia bisa begitu 'Legendaris' tetapi belum pernah melawan pegulat sungguhan sepanjang kariernya,” katanya di akun X.
“Kurasa menjadi juara hebat itu kuncinya adalah mengatur waktu dengan tepat.”



