Alwi Farhan Sebut Status Ungggulan Bukan Jaminan di All England 2026

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan membuktikan status unggulan bukan jaminan di sektor tunggal putra pada All England 2026. Hal itu disampaikan Alwi setelah melaju ke babak 16 besar dengan kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty.

“Beberapa pemain unggulan langsung tersingkir di babak pertama menjadi bukti nyata di tunggal putra, unggulan tidak selalu menjadi patokan. Siapa pun bisa memenangkan pertandingan. Semua punya kesempatan yang sama, jadi siapa yang lebih siap dia yang akan memenangkan pertandingan,” kata Alwi dikutip dari Antara, Kamis, 5 Maret 2026.

Dalam laga babak 32 besar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Kamis dini hari WIB, Alwi menang 19-21, 21-9, 21-17 dalam tempo 75 menit.

Kemenangan Alwi hadir di tengah tumbangnya sejumlah pemain unggulan pada babak pertama, termasuk unggulan teratas asal China Shi Yu Qi dan unggulan ketiga asal Denmark Anders Antonsen.

Bagi Alwi, tampil di turnamen sekelas All England Open menjadi pengalaman emosional tersendiri. Ia mengaku bersyukur bisa mewujudkan mimpi tampil di turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu.

Baca Juga :

Jonatan Christie Keluhkan Shuttlecock di All England 2026
“Pertama-tama alhamdulillah. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa bermain di All England. Mimpi yang menjadi kenyataan,” ungkap Alwi.

Alwi sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan. Ia sempat memimpin hingga enam poin pada gim pertama.

Namun, momentum berubah setelah pertandingan beberapa kali terhenti akibat Shetty mengalami luka di lutut dan harus mendapatkan perawatan medis.

Situasi tersebut dimanfaatkan Shetty untuk bangkit. Setelah sempat tertinggal 10-16, tunggal India itu perlahan mengejar hingga menyamakan kedudukan 17-17 dan akhirnya merebut gim pertama 21-19.

Alwi mengakui kehilangan fokus akibat terhentinya laga. “Saya rasa sempat kehilangan momentum di gim pertaa karena beberapa kali pertandingan terhenti akibat medical break. Tapi saya mencoba tetap fokus setiap poin,” sebut Alwi.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Fahan. Foto: Antara.

Memasuki gim kedua, Alwi tampil lebih agresif dan langsung mengambil kendali permainan. Ia unggul jauh 11-4 saat interval dan terus menekan hingga menutup gim tersebut dengan skor telak 21-9.

Pada gim penentuan, Alwi menunjukkan kematangan mentalnya. Ia unggul lima poin saat interval dan mampu menjaga jarak hingga kedudukan 18-12. Meski Shetty sempat memangkas selisih angka, serangan bertubi-tubi Alwi memastikan kemenangan 21-17.

Alwi mengatakan kunci kebangkitannya terletak pada kemampuannya mengatasi keraguan dalam diri. “Di gim kedua dan ketiga saya bisa bounce back. Saya bisa melawan diri saya sendiri, melawan rasa ragu-ragu yang ada di dalam diri,” ujar Alwi.

Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa sektor tunggal putra di All England tahun ini berlangsung tanpa kepastian. Tumbangnya sejumlah unggulan membuka peluang lebar bagi para pemain muda dan non-unggulan untuk melangkah jauh.

“Yang pasti saya mau berusaha setiap poinnya. Karena di sini kita tidak pernah benar-benar tahu kekuatan satu sama lain,” kata Alwi.

Selanjutnya, Alwi akan berhadapan dengan wakil Taiwan Chou Tien Chen. Unggulan ketujuh itu berhasil menang melawan rekan senegaranya Chi Yu Jen yang mundur ketika skor 17-21, 21-14, 11-3.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu Sugiono Akui Sudah Telepon Pihak Amerika dan Iran, Tawarkan Indonesia Jadi Jembatan Perundingan
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Komisi IV: Politik Bebas Aktif Bukan Sekadar Tidak Ikut Blok Sana Sini
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Menbud: Revitalisasi Keraton Kasepuhan Cirebon Perkuat Peran Budaya
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
MAKI Desak KPK Lakukan Pemeriksaan Total dari Pemilik Hingga Pengguna Jasa
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Israel Ancam Bunuh Siapa Pun yang Jadi Pengganti Khamenei
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.