JAKARTA, KOMPAS.TV - Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprakirakan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 5 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, hingga Bali dan Nusa Tenggara.
BMKG menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktivitas tiga bibit siklon tropis yang terpantau di sekitar wilayah Indonesia dan Australia.
Sistem ini memicu terbentuknya daerah konvergensi serta peningkatan kecepatan angin lapisan bawah yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Baca Juga: BMKG: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Diperkirakan Agustus
BMKG memantau Bibit Siklon Tropis 90S yang berada di Samudra Hindia barat daya selatan Jawa Timur.
Sistem ini diprediksi mengalami penurunan intensitas dalam 48–72 jam ke depan, meski masih berkontribusi terhadap dinamika atmosfer di wilayah sekitarnya.
Selain itu, Bibit Siklon Tropis 93S terpantau berada di perairan barat Australia Barat.
Sistem ini diprakirakan tetap persisten dengan peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis.
Sementara Bibit Siklon Tropis 92P terdeteksi berada di Teluk Carpentaria dan diprediksi juga mengalami penurunan intensitas dalam 48–72 jam ke depan.
Ketiga bibit siklon tersebut menginduksi terbentuknya low level jet serta daerah konvergensi dan konfluensi, yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.
Wilayah Berpotensi Hujan LebatBMKG mengimbau peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah berikut:
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- prakiraan cuaca BMKG 5 Maret 2026
- cuaca hari ini Kamis
- hujan lebat Sumatera Jawa Bali NTT
- bibit siklon 90S 92P 93S
- peringatan dini BMKG
- cuaca ekstrem Indonesia





