tvOnenews.com - Kabar mengenai rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membombardir Iran tak semulus yang diharapkan lantaran tidak diindahkan sekutu Eropa.
Hingga, Iran mendesak negara-negara Islam mengutuk serangan Amerika Serikat dan Israel ke negaranya.
Kedua informasi tersebut menjadi News Internasional di tvOnenews.com pada Rabu, (4/2/2026). Simak rangkumannya berikut ini.
- ANTARA
Rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump nampaknya tak semulus yang diharapkan.
Amerika Serikat memilih menyokong kekuatan militer Israel dalam membombardir wilayah Iran justru memberikan dampak negatif.
Pasalnya, hubungan AS dan Inggris malah menegang akibat aksinya menggandeng Israel dalam membombardir wilayah Iran.
Trump mengaku sangat sedih dengan kondisi hubungan negaranya dengan Inggris yang dinilai tak lagi membaik setelah konflik dengan Iran memanas.
Pernyataan ini ditengarai tak adanya respons cepat dari Inggris usai AS berupaya menggunakan pangkalan militer Inggris untuk membombardir Iran.
Presiden AS ini kesal dengan menyebut Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer lama memberikan izin kepada AS untuk menggunakan pangkalan militer milik negeri Britania Raya itu.
Simak berita selengkapnya: Awalnya Garang Menyerang Iran Bareng Israel, AS Kini ‘Ketakutan’ Usai Sekutu di Eropa Mulai Meninggalkannya
- Antara
Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mendesak negara-negara Islam untuk mengutuk serangan Amerika Serikat dan Israel ke negaranya.
Boroujerdi menegaskan serangan tersebut merupakan tindakan ilegal yang melanggar hukum Internasional.
Padahal, menurutnya, selama ini Iran selalu mematuhi perjanjian Internasional diantara ketiganya.
“Kami berharap negara-negara Islam, apabila melihat serangan ini merupakan langkah yang ilegal, maka harus memberikan kutukan secara keras terhadap serangan ilegal yang terjadi,” ungkap Mohammad Boroujerdi, pada Senin (2/3/2026).
Atas serangan tersebut, Boroujerdi mendesak negara-negara Islam untuk mengambil sikap.
Simak berita selengkapnya: Iran Ajak Negara-negara Islam Serempak Kecam Israel dan AS
(kmr)




