Teken GSPA, Grup Merdeka Bakal Pasok 6 Ton Emas ke Antam

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penandatanganan tersebut masing-masing dilakukan melalui entitas anak, yakni PT Bumi Suksesindo serta PT Puncak Emas Tani Sejahtera.

Teken GSPA, Grup Merdeka Bakal Pasok 6 Ton Emas ke Antam. Foto: dok. MDKA.

IDXChannel - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.

Penandatanganan tersebut masing-masing dilakukan melalui entitas anak, yakni PT Bumi Suksesindo serta PT Puncak Emas Tani Sejahtera.

Baca Juga:
Saham Tambang Emas Bersinar, MDKA-ANTM Cs Melonjak

Perjanjian ini berlaku selama dua tahun dengan total volume transaksi sebesar 3 metrik ton atau hampir 100 ribu ounce emas per tahun atau total 6 metrik ton, dengan opsi untuk menambah 3 metrik ton lagi per tahunnya.

Dalam skema ini, BSI dan PETS bertindak sebagai penjual, sementara Antam sebagai pembeli emas granula hasil pemurnian domestik.

Baca Juga:
Saham ANTM-MDKA Cs Hijau Lagi saat Harga Emas Balik ke USD5.000

Presiden Direktur Merdeka Copper Gold, Albert Saputro, menyatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan penyerapan produksi emas di bawah Grup Merdeka secara optimal di dalam negeri, sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok hulu-hilir nasional.

“Dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani, kami membutuhkan struktur offtake yang stabil dan terukur. GSPA ini memberikan kepastian penyerapan produksi sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap industri emas domestik,” ujar Albert dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga:
Saham Tambang Nikel Melambung, MBMA dan MDKA Pimpin Kenaikan

Sementara itu, Direktur Komersial Aneka Tambang, Handi Sutanto, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bukti kedaulatan emas nasional di mana hasil tambang bumi Indonesia diolah menjadi emas murni yang siap dimiliki masyarakat.

Produksi emas Grup Merdeka yang masuk dalam klausul kerja sama dengan Antam berasal dari dua operasi tambang, yakni Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur yang dikelola PT Bumi Suksesindo, anak perusahaan MDKA, yang berproduksi sejak 2017.

Kemudian, Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo yang dikelola salah satunya oleh PT Puncak Emas Tani Sejahtera, di bawah kendali PT Merdeka Gold Resources Tbk.

Tambang Emas Pani adalah operasi tambang terbaru Grup Merdeka. Operasi ini melaksanakan first mining pada awal Oktober 2025. 

Melalui proses heap leach, Tambang Emas Pani melakukan first gold pour (penuangan emas perdana) pada 14 Februari 2026 dan telah mengirim batangan dore seberat 44,04 kg ke Antam untuk pemurnian perdana pada 27 Februari 2026.

Penjualan pertama emas murni perdana oleh MDKA kepada Antam berdasarkan GSPA diharapkan terlaksana sebelum akhir Maret 2026.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Tetapkan Bigmo dan Resbobb Tersangka Laporan Azizah Salsha
• 1 jam laluokezone.com
thumb
7 Kota Penting dalam Sejarah Penyebaran Islam: Ada Yerussalem
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Depresi Gagal Nikah, Gadis Berprofesi Guru TPA di Makassar Nekat Bundir
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Tekan Perjudian Online, Perbankan Diminta Perketat Proses Pembukaan Rekening
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
APTI Nilai Regulasi Pembatasan Kadar Tar dan Nikotin Bisa Matikan Petani Tembakau Indonesia
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.