Kumpulkan Relawan PMI Makassar, Daeng Ical Canangkan Berbagai Program di 2026

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama bertajuk Ramadan Berbagi, Relawan Menginspirasi.

Dalam momentum tersebut, Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal MI mengumpulkan ratusan relawan.

Buka puasa bersama ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi relawan PMI Makassar di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini digelar di Kantor UTD PMI Kota Makassar, Jalan Kandea No 16, Baraya, Kecamatan Bontoala pada Rabu, 4 Maret.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni relawan PMI dari berbagai unsur memadati lokasi.

Mulai dari Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Mula, Madya, dan Wira, Korps Sukarela (KSR) PMI, Tenaga Sukarela (TSR).

Selanjutnya SIBAT (Siaga Bencana Terpadu berbasis Masyarakat), For Peace, Forum Relawan, hingga Forkom KSR turut memadati lokasi kegiatan.

Deng Ical sapaannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh relawan serta masyarakat yang selama ini mendukung kinerja PMI Makassar.

“Tentu kami mengapresiasi para relawan dan kami juga menyampaikan penghargaan serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang mendukung kinerja kami,” ujar Deng Ical.

Anggota DPR RI itu mengungkapkan, secara data jumlah relawan PMI Makassar yang terdaftar saat ini berkisar antara 108 ribu hingga 110 ribu orang.

“Namun, relawan yang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan berjumlah sekitar 8.000 orang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, relawan bersifat dinamis karena ada yang telah selesai kuliah atau SMA, kemudian berpindah domisili dan aktif di daerah lain.

Meski demikian, Deng Ical menegaskan semangat kemanusiaan para relawan tetap hidup dan terus menjadi kekuatan utama PMI Makassar dalam menjalankan tugas-tugas sosial.

Pada kesempatan itu, Deng Ical juga menyinggung arah program PMI Makassar sepanjang 2026.

Selain menjalankan pelayanan standar, PMI Makassar sebagai koordinator regional V memiliki tanggung jawab besar terhadap kualitas dan ketersediaan darah di Indonesia bagian timur.

“Kami ingin ketersediaan darah ini juga ditopang oleh manajerial yang transparan. Semua kegiatan harus berbasis pertanggungjawaban administrasi yang jelas, dan kalau memungkinkan dipublikasikan melalui website agar bisa diakses masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, transparansi tersebut diharapkan membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas, termasuk bagi masyarakat yang tidak bisa terlibat langsung sebagai relawan.

“Masyarakat bisa mendukung dalam bentuk lain, baik anggaran, program, maupun dana,” lanjutnya.

Selain layanan darah, PMI Makassar juga mencanangkan sejumlah program sosial di luar kondisi bencana.

Seperti kegiatan bersih-bersih rumah ibadah lintas agama, pembagian bibit pohon bekerja sama dengan sejumlah perusahaan, hingga pemeriksaan kesehatan, sanitasi, dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut Deng Ical, momentum buka puasa bersama ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi relawan untuk menyatukan visi dan memperkuat semangat pengabdian.

“Relawan adalah denyut nadi PMI. Kebersamaan seperti inilah yang menjaga semangat kemanusiaan tetap hidup,” pungkasnya. (ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stok Pangan Nasional Jadi Sorotan di Tengah Perang AS-Iran, Pakar Khawatirkan Hal Ini
• 57 menit laludisway.id
thumb
Gubernur DKI Dorong Pemanfaatan Dana ZIS bagi Warga Tidak Mampu
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal di Sebagian Wilayah Indonesia
• 7 jam lalunarasi.tv
thumb
LPSK Siap Beri Perlindungan Keluarga Korban Pembunuhan di Jatibening Bekasi
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Perluasan Cakupan Kepesertaan BPU BPJS Ketenagakerjaan Melalui Perisai
• 8 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.