KPK Soroti Transisi Seorang Entertainer ke Dunia Politik: Harus Siap Belajar

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu menyinggung figur yang sebelumnya berprofesi sebagai entertainer dan ingin terjun ke dunia politik agar lebih banyak belajar dan mempersiapkan diri.

Hal ini disampaikannya buntut penangkapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang notabenenya merupakan seorang penyanyi, di mana yang bersangkutan sudah jadi tersangka dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2023–2026.

Advertisement

BACA JUGA: Penjelasan Gubernur Jawa Tengah yang Disebut Bersama Bupati Pekalongan saat OTT KPK

"Tentu harus diikuti dengan, ya (belajar). Karena dunianya dunia baru, dunia politik, ya belajar tentang politiknya, seperti itu," kata Asep saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Saat disinggung soal rekrutmen partai politik terhadap sosok penampil menjadi kepala daerah, Asep mengatakan hal tersebut dikembalikan ke pribadi masing-masing.

"Kami pikir sih tergantung kepada pribadi-pribadinya ya. Tidak bisa kami menggeneralisasi bahwa seorang entertainer masuk ke ranah politik, lalu di politiknya tidak akan jalan," ungkap Asep.

Seperti dilansir dari Antara, menurut dia, banyak contoh penampil yang ketika masuk dunia politik kemudian memiliki pemahaman yang baik soal tata kelola pemerintahan.

"Banyak juga yang berhasil, seperti yang saat ini ada di DPR, banyak entertainer yang ada di sana. Saya pikir juga beliau-beliau sangat berhasil. Jadi, tergantung kepada individunya," tutur Asep.

Dia pun mencontohkan sosok Ronald Reagan yang berawal dari dunia hiburan kemudian bisa menjadi Presiden Amerika Serikat.

"Kalau di luar negeri, bisa kita lihat Ronald Reagan. Itu dulu, kalau tidak salah, bintang film. Berhasil juga gitu. Jadi, tergantung dari pribadinya masing-masing, bagaimana orang itu ingin bekerja di situ dan menjiwai ketika menjadi pejabat publik," ungkap Asep.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ingin Ganti Rezim Iran Tanpa Kerahkan Pasukan Darat? Pakar: Itu Mustahil
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Meity Rahmatia: Penyelundupan Narkoba di Lapas Bukti Pengawasan Masih Lemah
• 20 jam laluterkini.id
thumb
Kalender Akademik UNY 2026 Lengkap dengan Jadwal Kuliah hingga Ujian
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Warga Sempat Lihat Pria saat Bayi Dibuang di Gerobak Nasi Uduk: Dikira Kurir
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Dikalahkan Persib, Manila Digger Kini Tantang Dewa United di 8 Besar AFC Challenge League
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.