Pemadaman listrik besar melanda dua pertiga wilayah Kuba, termasuk ibu kota Havana, pada Rabu (4/3). Pemadaman listrik terjadi setelah adanya kerusakan di pembangkit listrik termoelektrik Antonio Guiteras Power Plant, salah satu fasilitas pembangkit terbesar di negara tersebut.
Perusahaan listrik nasional UNE menyatakan kerusakan itu memicu runtuhnya sebagian sistem kelistrikan nasional, sehingga listrik padam di sebagian besar wilayah pulau. Pemerintah menyebut proses pemulihan sedang dilakukan secara bertahap.
Krisis listrik telah lama melanda Kuba. Infrastruktur pembangkit yang menua serta kekurangan bahan bakar membuat pemadaman listrik berkepanjangan menjadi hal biasa di sejumlah wilayah, bahkan bisa berlangsung hingga 20 jam setiap hari.
Situasi semakin diperburuk oleh terbatasnya pasokan minyak dari Venezuela dan tekanan kebijakan dari pemerintah Amerika Serikat yang membatasi pengiriman energi ke negara Karibia tersebut.





