NOC Minta Kasus Kekerasan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing Dikawal Ketat

medcom.id
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Ketegasan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang terjadi di pelatihan nasional (pelatnas) cabang olahraga panjat tebing, dengan mengawal proses investigasi internal oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan mendorong sanksi berat jika terduga pelaku terbukti bersalah, mendapat dukungan dari Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. 
 
Ketum NOC Indonesia memandang kasus ini sebagai permasalahan serius dan harus ditindaklanjuti dengan obyektif karena segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun intimidasi tidak boleh terjadi di dunia olahraga, terlebih di pelatnas yang seharusnya menjadi ruang aman dan mendukung perkembangan para atlet dalam mencapai prestasi.
 
“Saya begitu prihatin mendengar kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing ini terjadi di pelatnas. NOC Indonesia mendukung penuh komitmen dan langkah cepat Menpora Erick Thohir untuk memastikan kasus ini diusut secara obyektif, transparan, profesional, dan berkeadilan. Lingkungan pelatnas harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh atlet untuk berkembang dan berprestasi. Atlet harus merasa terjamin keamanannya, dihormati dan dilindungi,” tegas Okto.

Sejalan dengan langkah Menpora Erick, NOC Indonesia juga menunjukkan komitmen terhadap upaya perlindungan untuk atlet dan terciptanya ekosistem olahraga yang aman, dengan mengawal proses investigasi yang saat ini sedang berlangsung melalui Safeguarding Task Force.
 
Okto menjelaskan program safeguarding yang diimplementasikan sejak tahun 2024 ini merupakan langkah sistematis berupa komitmen moral dan tanggung jawab institusional untuk memastikan seluruh atlet berhak mendapatkan kesempatan untuk berlatih, berkembang, dan berprestasi dalam lingkungan yang aman, inklusif dan bebas dari ancaman dalam bentuk apapun.
 
NOC Indonesia juga telah mengirim surat resmi kepada seluruh federasi nasional anggota NOC Indonesia guna memastikan edukasi, sosialisasi, serta penerapan kebijakan safeguarding berjalan secara konsisten dan terukur. 
 
“Kami terus berkoordinasi secara intesif baik dengan FPTI, Kemenpora maupun federasi nasional berbagai cabor, karena kami tak kenal kompromi dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan seksual seperti ini. Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat sistem pencegahan, edukasi, serta mekanisme pelaporan yang aman dan terpercaya. NOC Indonesia berkomitmen mendukung setiap langkah strategis pemerintah termasuk Kemenpora dalam menciptakan ekosistem olahraga nasional yang berintegritas, profesional, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ujar Okto.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Imbang di Markas Semen Padang, Jean-Paul van Gastel Sebut PSIM Seperti Raih Kemenangan Kecil
• 20 jam lalubola.com
thumb
Kacau! Balita di Bekasi Disandera Rentenir Agar Orang Tua Korban Bayar Utang Rp 1,3 Juta
• 5 jam laludisway.id
thumb
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Hanya Jalankan Fungsi Seremonial saat Menjabat, Tugasnya Diserahkan ke Sekretaris Daerah
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Update Korban Serangan Israel-AS di Iran: 1045 orang Tewas
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Airlangga Pastikan Pasokan Energi RI Sudah Aman dari Sumber di Luar Timur Tengah
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.