Cegah Judol Makin Luas, Polri Minta Bank Perketat Sistem Know Your Customer

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mendorong perbankan memperketat prosedur pembukaan rekening guna mencegah meluasnya praktik perjudian online (judol).

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Himawan Bayu Aji, mengatakan kerja sama antara aparat penegak hukum dan perbankan sangat penting, khususnya dalam aspek pencegahan.

“Dalam kesempatan ini kami menegaskan bahwa kerja sama dengan pihak perbankan sangat penting terutama dalam fungsi pencegahan. Kami mengharapkan agar perbankan dapat memperketat prosedur pembukaan rekening dengan menerapkan prinsip Know Your Customer (KYC) dan Anti-Money Laundering secara ketat dan menyeluruh,” kata Himawan dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Kamis (5/3).

Ia menegaskan, pengawasan tersebut diperlukan agar rekening bank tidak dimanfaatkan sebagai sarana operasional perjudian online.

“Jangan sampai ada rekening yang digunakan sebagai sarana operasional perjudian online. Perbankan diharapkan memiliki sistem deteksi dini untuk menutup ruang gerak para pelaku yang mencoba menyalahgunakan sistem keuangan kita,” ujarnya.

Selain itu, Polri dan perbankan juga sepakat untuk menyederhanakan proses pemeriksaan rekening yang diduga berkaitan dengan tindak pidana perjudian online.

“Berkaitan dengan efisiensi penegakan hukum, kami juga mengharapkan bahwa tadi hasil diskusi kami dengan perbankan, ternyata kami dapat satu kesepakatan bahwa pemeriksaan-pemeriksaan untuk rekening-rekening yang tersebar yang digunakan oleh pelaku tindak pidana perjudian ini bisa dilaksanakan hanya di satu tempat yaitu di kantor pusat,” jelasnya.

Menurut Himawan, langkah tersebut menjadi bentuk sinergisitas yang diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus judol.

Ia juga menilai keberhasilan eksekusi aset dalam penanganan perkara perjudian online merupakan bukti kuatnya kerja sama lintas lembaga.

“Keberhasilan eksekusi aset hari ini adalah bukti kuatnya sinergisitas antar kementerian/lembaga. Sinergi ini memastikan bahwa proses hukum terhadap tindak pidana perjudian online masih menjadi perhatian kita bersama,” tutur Himawan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang Timur Tengah dan Dilema Pekerja Migran Indonesia Ilegal
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Waspada! Gelombang di Perairan Selatan Bali Diprediksi Capai 5 Meter
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Di Tengah Bayang-Bayang Perang, Ramadan Mengajarkan Kita untuk Tenang
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
I.League Ungkap Format EPA Championship U-19, 20 Tim Berpartisipasi
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: Melihat Masjid Bersejarah di Kampung Luar Batang, Jakarta Utara
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.