Manggala Agni Kendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis dan Pelalawan Riau

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan bersama berbagai pihak berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan tim masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Ia menyampaikan, "Saat ini tim masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah potensi kebakaran kembali. Potensi asap masih tinggi sehingga masih dilakukan mopping up menuntaskan sisa-sisa api dan pendinginan."

Kebakaran Terjadi di Bengkalis dan Pelalawan

Kebakaran di Kabupaten Bengkalis terjadi di Desa Sukarjo Mesim yang berada di Kecamatan Rupat.

Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu oleh berbagai unsur antara lain Manggala Agni Daops Sumatera V Dumai, TNI, Polri, BPBD, pemerintah Kecamatan Rupat, Satpol PP Kecamatan Rupat, pemerintah Desa Sukarjo Mesim, regu pemadam kebakaran PT Sumatera Riang Lestari, serta Masyarakat Peduli Api.

Luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare.

Area yang terbakar berada di wilayah dengan status Kawasan Hutan Produksi Terbatas.

Ferdian mengatakan, "Kita akan tuntaskan sampai tidak ada potensi sekecil apapun untuk meluas atau nyala lagi karena kebakarannya adalah kebakaran gambut."

Selain di Bengkalis, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Desa Gambut Mutiara di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Luas area yang terbakar di lokasi tersebut mencapai sekitar 68,3 hektare.

Status lahan di wilayah tersebut merupakan Areal Penggunaan Lain.

Manggala Agni bersama Masyarakat Peduli Api serta pihak PT TH Indo Plantation memastikan pemadaman kebakaran di wilayah tersebut benar-benar tuntas.

Upaya Pencegahan Karhutla

Manggala Agni bersama berbagai pihak juga terus melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Upaya pencegahan dilakukan melalui deteksi dini untuk mempercepat respons penanganan apabila terjadi kebakaran.

Selain itu tim juga melakukan patroli pencegahan kebakaran dengan pendekatan pengamanan wilayah.

Petugas juga melakukan pemantauan kondisi lapangan secara langsung serta pendekatan sosial kepada masyarakat.

Ferdian menjelaskan bahwa pada Januari hingga awal Maret 2026 Manggala Agni telah melaksanakan patroli pencegahan kebakaran di 80 lokasi desa.

Lokasi patroli tersebut tersebar di wilayah Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dunia Pendidikan Heboh Lagi! Mahasiswa Undip Diduga Dihajar 30 Teman Satu Jurusan, Disabet hingga Disundut Rokok
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Risa Amel Keluar dari Zona Nyaman, Kini Eksplorasi Musik Hipdut
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
China Amankan Cadangan Minyak di Tengah Perang AS-Iran, Hingga 1,5 miliar Barel!
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
KPK Buru “Master Mind” yang Kondisikan Keterangan Saksi Kasus Sudewo
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Macron beri dukungan Spanyol setelah Trump ancam putus perdagangan
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.