Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri terus melakukan upaya pemberantasan perjudian online (judol) di Indonesia. Tidak hanya menyasar operator dan penyelenggara, polisi kini berfokus memutus aliran dana atau transaksi keuangan operasional kejahatan tersebut.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji menyebut sektor perbankan memegang peranan vital dalam strategi pencegahan ini. Karena itu, dia meminta pihak perbankan memperketat prosedur pembukaan rekening dan meningkatkan kewaspadaan terhadap pola transaksi yang mencurigakan.
"Kami menegaskan bahwa kerja sama dengan pihak perbankan sangat penting terutama dalam fungsi pencegahan," kata Himawan dalam jumpa pers di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026)
Dia meminta perbankan menerapkan prinsip know your customer (KYC) dan anti-money laundering (anti-pencucian uang) secara lebih ketat dan menyeluruh.
"Kami mengharapkan agar perbankan dapat memperketat prosedur pembukaan rekening dengan menerapkan prinsip know your customer (KYC) dan anti-money laundering secara ketat dan menyeluruh," ujar Himawan.
(ond/isa)





