Bareskrim Minta Bank Perketat Pembukaan Rekening untuk Cegah Transaksi Judol

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri terus melakukan upaya pemberantasan perjudian online (judol) di Indonesia. Tidak hanya menyasar operator dan penyelenggara, polisi kini berfokus memutus aliran dana atau transaksi keuangan operasional kejahatan tersebut.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji menyebut sektor perbankan memegang peranan vital dalam strategi pencegahan ini. Karena itu, dia meminta pihak perbankan memperketat prosedur pembukaan rekening dan meningkatkan kewaspadaan terhadap pola transaksi yang mencurigakan.

Baca juga: Penampakan Gunungan Uang Rp 58 M dari 16 Kasus Judol yang Disita Bareskrim

"Kami menegaskan bahwa kerja sama dengan pihak perbankan sangat penting terutama dalam fungsi pencegahan," kata Himawan dalam jumpa pers di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026)

Dia meminta perbankan menerapkan prinsip know your customer (KYC) dan anti-money laundering (anti-pencucian uang) secara lebih ketat dan menyeluruh.

"Kami mengharapkan agar perbankan dapat memperketat prosedur pembukaan rekening dengan menerapkan prinsip know your customer (KYC) dan anti-money laundering secara ketat dan menyeluruh," ujar Himawan.




(ond/isa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Pemkot Semarang Bantu Tangani Dampak Luapan Air
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Sidang Perkara Chromebook Ungkap Fakta Baru, Nadiem: Bukti Tak Ada Kemahalan Harga
• 42 menit lalurctiplus.com
thumb
Manfaat Bersyukur dalam Islam
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Siap-siap! Pemerintah Bakal Gelontorkan 828.000 Ton Beras SPHP Mulai Maret 2026
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Tanpa Kompromi, Iran Siap Lanjutkan Perang Lawan AS
• 21 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.