jpnn.com, JAKARTA - Politikus Nina Bahtiar resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah memutuskan meninggalkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Langkah politik tersebut menandai babak baru perjalanan politik putri mantan Kapolri Dai Bachtiar itu.
BACA JUGA: Respons Ahmad Ali PSI soal UU Pemilu Digugat karena Dicap Beri Ruang Politik Dinasti
Nina mendatangi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Jakarta untuk menyatakan bergabung sebagai kader partai.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga bertemu langsung dengan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
BACA JUGA: PSI Kecam Serangan AS & Israel ke Iran, Minta Semua Pihak Menahan Diri
Pada pertemuan itu, Nina menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI sebagai tanda resmi bergabung dengan partai.
Dia juga mendapat arahan terkait kerja-kerja politik yang akan dijalankan ke depan.
BACA JUGA: Pererat Silaturahmi, Ketua DPP PSI Bagikan Kado Ramadan di Ponpes Muhammadiyah
Sekretaris DPW PSI Jawa Barat Sendi Fardiansyah mengatakan, bergabungnya Nina diharapkan dapat memperkuat konsolidasi partai di tingkat daerah.
“Kami menyambut baik bergabungnya Ibu Nina di PSI. Rekam jejak dan ketokohan beliau di Jawa Barat, khususnya di Indramayu, tentu menjadi energi dan semangat baru untuk PSI,” ujar Sendi.
Menurut Sendi, kehadiran Nina tidak sekadar menambah jumlah kader, tetapi juga memperkuat struktur organisasi partai di wilayah Jawa Barat.
“Mas Ketum sudah memberikan arahan khusus untuk Ibu Nina terkait kerja-kerja politik ke depan,” katanya.
Dia menambahkan, Nina akan mengambil peran dalam penguatan struktur kepengurusan di tingkat provinsi.
“Ibu Nina akan memperkuat struktur kepengurusan di DPW PSI Jawa Barat,” tegasnya.
Bergabungnya Nina Bahtiar di PSI diharapkan dapat mendorong penguatan basis dukungan partai, khususnya di Jawa Barat yang menjadi salah satu wilayah strategis dalam peta politik nasional. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




