jpnn.com, ACEH UTARA - Bea Cukai Lhokseumawe menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Aceh Utara dan Bireuen.
Bantuan yang disalurkan melalui program Bea Cukai Peduli tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan ibadah masyarakat, terutama di tengah kondisi pascabencana dan Ramadan.
BACA JUGA: Gelar Operasi di Wilayah Maluku, Bea Cukai Ambon Sita 25.620 Batang Rokok Ilegal
Salah satu penyaluran bantuan dilakukan di wilayah Langkahan, Aceh Utara, tepatnya di Tanoh Mirah dan Blok B pada Sabtu (28/2).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Bambang Sutarjo yang bersama para sukarelawan yang menyusuri lokasi penerima manfaat untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga.
BACA JUGA: Bea Cukai & Polri Gagalkan Pengiriman 25 Kg Sabu dengan Modus Mobil Mewah
Bantuan yang disalurkan, meliputi bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari, perlengkapan memasak berupa kompor dan tabung gas, serta perlengkapan ibadah seperti sajadah, sarung, mukena, dan Al-Qur’an.
Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Bambang Sutarjo mengatakan bantuan tersebut disiapkan agar dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menunjang aktivitas ibadah masyarakat.
BACA JUGA: Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Ekspor Ilegal Sisik Trenggiling Senilai Rp 183 Miliar
“Bantuan ini kami sampaikan tidak hanya untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga untuk menunjang aktivitas rumah tangga dan ibadah,” ujar Bambang dalam keterangannya, Kamis (5/3).
Selain di Langkahan, bantuan juga disalurkan kepada warga Gampong Babah Kreung Geukeuh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.
Sebagian warga di wilayah tersebut masih bertahan di tenda pengungsian akibat rumah mereka terdampak banjir.
Tim Bea Cukai Lhokseumawe bersama Pangkalan Sarana Operasi (PSO) menyalurkan berbagai kebutuhan, seperti peralatan memasak berupa kompor, tabung gas, wajan, panci, serta perlengkapan dapur lainnya.
Bantuan bahan pokok juga diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan konsumsi warga selama Ramadan.
Selain itu, disalurkan pula perlengkapan ibadah berupa sajadah, mukena, sarung, Al-Qur’an, dan buku Iqro.
“Kami melihat langsung kondisi warga yang masih berada di tenda pengungsian. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar, baik untuk konsumsi maupun ibadah selama Ramadan,” kata Bambang.
Di wilayah lain, bantuan serupa juga disalurkan kepada masyarakat Gampong Teupin Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Kreung, Kabupaten Bireuen.
Penyaluran dilakukan tim sukarelawan yang dipimpin Zulfadli dan Teuku Heri bersama jajaran sukarelawan Bea Cukai Lhokseumawe.
Bantuan yang diberikan meliputi peralatan memasak, seperti kompor beserta tabung gas, wajan, panci, serta perlengkapan dapur lainnya. Selain itu, masyarakat juga menerima bahan pokok berupa beras, minyak goreng, telur, dan kebutuhan dasar lainnya.
Melalui program Bea Cukai Peduli, Bea Cukai ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga dan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (mrk/jpnn)
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi




