JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengungkapkan sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) di Kuwait mengalami trauma akibat dampak konflik di sejumlah wilayah Timur Tengah.
"Ada beberapa pekerja migran yang di Kuwait, itu yang bukan dampak fisik, tetapi psikologis. Karena trauma. Traumatik, mungkin ada bom jatuh di dekat apartemennya," ujarnya di Kantor P2MI, Kamis, 5 Februari 2026.
BACA JUGA:Turun Gunung Bertemu Prabowo, AHY: SBY Berpengalaman Hadapi Situasi Geopolitik Timur Tengah
BACA JUGA:Rano Karno Update Kasus Bayi yang Ditinggalkan Kakak Dalam Gerobak
Meski begitu, pihak KP2MI hingga KBRI di Kuwait sudah melakukan pendampingan. Mereka juga terus aktif menyampakan informasi di berbagai kanal--apabila para PMI memerlukan bantuan.
"Kami telah membangun krisis center, dan kita sudah membangun, sudah memajang hotline, laporan daripada pekerja migran, jika ada sesuatu, segera kita laporkan ke kita," ungkapnya.
Dia menambahkan, pemerintah akan terus memantau dan mengikuti perkembangan konflik di Timur Tengah. Sehingga keamanan para PMI tetap terlindungi.
"Akan all out memantau, dan mengikuti perkembangan, day to day, detik demi detik, eskalasi yang terjadi di Timur Tengah," tambahnya.
BACA JUGA:AZKO Hadirkan Smart Home SYNC untuk Jaga Rumah dari Jarak Jauh, Mudik Lebaran Lebih Tenang!
BACA JUGA:Kapan Lebaran 2026 Versi Muhammadiyah? Cek Tanggal dan Penetapan Resminya
Sebelumnya diwartakan, eskalasi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak pada sejumlah wilayah di Timur Tengah, membuat pemerintah membentuk skenario evakuasi untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Melalui Direktorat Jenderal Pelindungan, Kementerian P2MI membentuk Tim Crisis Monitoring Geopolitik.
Tujuannya: untuk melakukan pendataan dan pemutakhiran data secara real-time terhadap ribuan pekerja migran Indonesia di negara-negara terdampak.
Termasuk wilayah yang sempat mengalami dampak serangan seperti Qatar dan kawasan sekitar instalasi militer.
Pemetaan zona berisiko tinggi terus diperbarui guna mendukung pengambilan keputusan cepat dan terukur.
- 1
- 2
- »





