Jakarta, tvOnenews.com - Real Madrid menelan hasil pahit saat menjamu Getafe dalam lanjutan Liga Spanyol, Senin malam. Bermain di kandang sendiri, Los Blancos justru dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 oleh tim asuhan Jose Bordalas.
Kekalahan tersebut semakin terasa menyakitkan karena terjadi di hadapan pendukung sendiri. Situasi makin memanas menjelang akhir pertandingan setelah Franco Mastantuono diganjar kartu merah langsung oleh wasit Alejandro Muñíz Ruiz.
Insiden itu terjadi ketika Mastantuono meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang dianggap merugikan Real Madrid. Pemain muda tersebut diketahui menyampaikan protes keras kepada Muniz Ruiz dengan mengatakan, "sungguh memalukan, sungguh memalukan".
Akibat tindakannya tersebut, Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Mastantuono. Dalam rapat yang digelar pada Rabu, pemain itu resmi dihukum larangan tampil dalam dua pertandingan.
Real Madrid sebenarnya sempat mencoba mengajukan banding atas kartu merah tersebut. Namun upaya yang dilakukan klub ibu kota Spanyol itu tidak membuahkan hasil setelah banding mereka ditolak oleh pihak federasi.
Dengan keputusan tersebut, Mastantuono dipastikan tidak bisa memperkuat Real Madrid dalam dua laga Liga Spanyol berikutnya. Ia akan absen saat Los Blancos menghadapi Celta Vigo serta ketika menjamu Elche.
Masalah bagi Real Madrid tidak berhenti sampai di situ. Dua pemain bertahan mereka, Dean Huijsen dan Alvaro Carreras, juga dipastikan tidak dapat tampil pada laga berikutnya.
Keduanya menerima kartu kuning kelima musim ini saat pertandingan melawan Getafe berlangsung. Komite Disiplin pun mengonfirmasi bahwa Huijsen dan Carreras harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.
Sementara itu, Real Madrid juga sempat mengajukan banding terhadap kartu kuning yang diterima Aurelien Tchouameni. Gelandang asal Prancis itu sebelumnya dinilai melakukan pelanggaran terhadap Mauro Arambarri pada menit ke-71.
Namun seperti kasus sebelumnya, permohonan banding tersebut kembali ditolak oleh otoritas sepak bola Spanyol. Keputusan itu membuat Real Madrid harus menerima kenyataan pahit setelah serangkaian upaya mereka tidak membuahkan hasil.
Situasi ini tentu menjadi ujian bagi Real Madrid yang tengah bersaing di papan atas Liga Spanyol. Mereka harus segera bangkit karena jadwal padat sudah menanti dalam beberapa pertandingan ke depan.




