Kue Lebaran biasanya menjadi kudapan wajib terutama untuk suguhan tamu di rumah. Beberapa di antaranya yang menjadi favorit seperti nastar, kastengel, putri salju, lidah kucing, dan masih banyak lagi. Tapi, tahukah kamu, kalau kue Lebaran buatanmu bisa berpotensi tak halal karena hal-hal ini?
Mengutip website LPH-KHT Muhammadiyah, dalam membuat kue-kue kering untuk suguhan Lebaran kamu sebaiknya memperhatikan kembali titik kritis setiap bahan hingga peralatan masak yang digunakan. Sebab, jika kamu membeli bahan atau alat masak di pasar yang tidak jelas kehalalannya, apalagi sampai tak memiliki logo halal, ada baiknya jangan gunakan. Karena bisa jadi bahan atau peralatan masak tersebut mengkontaminasi kue Lebaran buatanmu dan membuatnya menjadi tak halal untuk dimakan.
Lantas, apa saja bahan dan alat untuk membuat kue yang sebaiknya kamu perhatikan lagi titik kritis kehalalannya? Yuk, simak daftarnya di bawah ini!
1. Tepung teriguTepung terigu dalam pembuatan kue kering menjadi salah satu bahan penting. Perlu kamu ketahui, bahwa dalam proses pembuatan tepung terigu perlu melalui proses fortifikasi yang biasanya menggunakan zat besi, asam folat, vitamin, dan lainnya. Zat tambahan tersebut harus jelas menggunakan media mikroba yang halal. Jika tidak, maka diragukan kehalalan tepung tersebut.
2. Mentega dan margarinDalam pembuatan mentega maupun margarin perlu bahan dasar lemak, yang makan kamu sebaiknya memastikan sumber lemak tersebut apakah dari bahan halal atau tidak. Selain itu, biasanya mentega atau margarin juga ditambahkan perasa, penstabil, hingga perwarna yang juga harus halal.
3. CokelatCokelat juga berbahan dasar lemak, yang mana membutuhkan emulsifier atau penstabil pada proses pembuatannya. Bahan penstabil bisa jadi titik kritis karena harus jelas asalnya dari nabati atau berbahan dasar hewani.
4. KejuKeju bisa saja terbuat dari ragam susu hewani. Harus dipastikan bahwa susu tersebut berasal dari hewan yang halal. Tak hanya itu, dalam pembuatan keju juga menggunakan enzim rennet; yang bisa saja berasal dari hewan seperti babi. Jadi pastikan keju yang kamu gunakan sudah bersertifikasi halal, ya.
5. KuasPerlu kamu ketahui bahwa ada kuas untuk memasak yang terbuat dari bulu babi. LPH-KHT Muhammadiyah mengungkapkan ciri-ciri kuas kue yang terbuat dari bulu babi umumnya memiliki ujung cabang yang halus, warnanya cenderung krem, memiliki tekstur kasar dan kaku. Namun yang paling jelas biasanya kuas berbulu babi memiliki label "boar bristle" atau "natural bristle".
6. StoplesDilansir website halalmui.org wadah plastik seperti stoples yang digunakan untuk menyimpan kue Lebaran, bisa saja diberi bahan tambahan untuk pembentukan plastik. Bahan tersebut seperti tepung silica, pasir, karbon hitam, batu gamping, talk, dan polimer sintetik yang digunakan untuk memperbaiki sifat mekanik plastik. Oleh karena itu, dalam memilih wadah plastik pastikan betul bahwa produsen stoples telah berlogo halal.





