Genjot Kualitas SDM dengan Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pendidikan

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memprioritaskan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjadikan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai pijakan utama kebijakan anggaran guna memastikan jaring pengaman sosial yang inklusif bagi seluruh warga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin mengungkapkan bahwa sinergi program jaminan kesehatan universal dan bantuan pendidikan merupakan manifestasi nyata kehadiran negara. Menurutnya, investasi pada manusia adalah fondasi paling kokoh bagi masa depan kota.

"Bapak Wali Kota Benyamin Davnie menekankan bahwa setiap anak di Tangsel harus memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita tanpa terhambat kendala biaya. Kami menjamin akses pendidikan tinggi serta layanan kesehatan berkualitas secara cuma-cuma bagi warga," ujar TB Asep Nurdin melalui keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Baca juga : Puskesmas Jurumudi untuk Isolasi Pasien OTG

Di sektor kesehatan, Kota Tangerang Selatan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) yang melampaui target nasional. Hal ini memungkinkan warga Tangsel mendapatkan akses pengobatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP, mulai dari tingkat Puskesmas hingga rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Asep menjelaskan, Pemkot kini tengah memperkuat fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan. Puskesmas tidak lagi hanya melayani pemeriksaan ringan, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan rawat inap yang siap melayani warga 24 jam penuh.

"Ini langkah konkret untuk mengurangi penumpukan di rumah sakit besar sekaligus mendekatkan pelayanan ke pemukiman warga," tambahnya.

Baca juga : Pemkot Tangerang Perkuat Sinergi Pengamanan Rumah Kosong Jelang Mudik

Menjawab tantangan kesenjangan akses pendidikan, Pemkot Tangsel mengalokasikan anggaran khusus untuk memberikan bantuan biaya sekolah bagi siswa yang menempuh pendidikan di institusi swasta. Langkah ini diambil untuk meringankan beban ekonomi orang tua yang tidak terakomodasi di sekolah negeri.

Selain itu, program pemberian insentif bagi ribuan pelajar dan mahasiswa daerah (PIPMD) terus dikembangkan. Program beasiswa ini menyasar siswa berprestasi maupun mereka dari keluarga prasejahtera.

"Pendidikan adalah eskalator mobilitas sosial. Jika pendidikan anak terjamin, satu keluarga memiliki peluang besar untuk keluar dari jerat kemiskinan," papar Asep.

Guna memastikan program tepat sasaran, Diskominfo Tangsel mengintegrasikan seluruh layanan dalam sistem data tunggal berbasis digital. Warga kini dapat memantau status kepesertaan jaminan kesehatan atau mendaftar beasiswa hanya melalui perangkat seluler.

Transformasi digital ini bertujuan menghapus birokrasi yang berbelit dan menjamin setiap rupiah APBD kembali dalam bentuk manfaat nyata. Validasi data warga prasejahtera pun dilakukan secara periodik melalui koordinasi ketat antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Diskominfo untuk mencegah duplikasi data. (H-2)

Dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan salah satu yang tertinggi di Provinsi Banten, Pemkot Tangsel optimis langkah strategis ini akan menjadikan kota tersebut sebagai role model nasional dalam pelayanan publik yang humanis dan berbasis teknologi. (H-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akademisi Ini Mengkritisi Pelibatan TNI Menanggulangi Terorisme, Ingatkan Pidato Bung Karno
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Safari Ramadan, Askrindo Salurkan Bantuan Alat Sekolah dan Uang Tunai di 11 Kota
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tragis, Lansia di Cianjur Tewas Dipukuli Tetangga karena Curi 2 Labu Siam
• 19 jam laludetik.com
thumb
Duit Rp 173 Miliar Kabur Sebelum Iran Dibom Amerika dan Israel
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sindiran Pedas DPRD Sulsel: Masjid 99 Kubah Kini Jadi “Masjid 99 Baskom” akibat Bocor Parah
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.