Pemerintah Bakal Bangun Fasilitas Penyimpanan Energi di Sumatra, Ini Bocorannya

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan energi atau storage baru untuk memperkuat cadangan energi nasional. Lokasi pembangunan tersebut diproyeksikan berada di wilayah Sumatra.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal itu usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). 

“Storage di daerah Sumatra,” ujar Bahlil saat menjawab pertanyaan awak media mengenai rencana pembangunan fasilitas penyimpanan energi tersebut.

Pulau Nipah Kemungkinan Tidak Dipilih

Ketika ditanya apakah fasilitas tersebut akan dibangun di Pulau Nipah, Kepulauan Riau, Bahlil menyebut lokasi tersebut kemungkinan kecil menjadi pilihan utama.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan area yang cukup luas untuk pembangunan fasilitas penyimpanan energi skala besar.

Baca Juga

  • Bahlil Sebut RI Mulai Impor Minyak Mentah dari AS Secara Bertahap
  • Bahlil Kantongi Investor untuk Bangun Storage Minyak Berkapasitas 3 Bulan
  • Bahlil Antisipasi Konflik AS-Iran Tak Ganggu Pasokan Energi, Cadangan BBM Masih 23 Hari

“Salah satu di antaranya, karena ada beberapa yang dibentuk. Tapi Pulau Nipah kemungkinan kecil tidak. Maaf, kemungkinan besar tidak, karena arealnya yang tidak terlalu besar,” kata Bahlil.

Dia menjelaskan, kebutuhan lahan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan lokasi pembangunan storage energi nasional tersebut.

Lokasi Spesifik Masih Dikaji

Meskipun telah memastikan wilayah Sumatra sebagai peluang menjadi lokasi utama, tetapi Bahlil menekankan bahwa pemerintah belum mengumumkan titik pasti pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut.

Dia mengatakan penentuan lokasi masih dalam tahap kajian dan akan disampaikan lebih lanjut setelah proses evaluasi selesai.

“Nanti kita cek. Nanti saya akan sampaikan,” tandas Bahlil.

Di sisi lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani pun mengatakan bahwa sejauh ini rencana pembangunan storage energi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Harapannya, dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan cadangan energi strategis sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pasokan global.

Meski begitu, Rosan mengatakan bahwa rencana masih dalam tahap pembahasan dengan kementerian terkait.

“Baru akan pembahasan. [Investasinya butuh berapa] lagi dihitung sama ESDM,” pungkas Rosan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil All England 2026: Gilas Wakil Jerman Straight Game, Amri/ Nita Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Waspada Polio Menyebar di Eropa, CDC Terbitkan Peringatan Perjalanan ke 32 Negara
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Berhasil Ungkap Kasus Penipuan Online, Kapolres Lahat Terima Penghargaan dari OJK dan BCA
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Transaction Banking BRI Tumbuh Impresif, Dorong Penguatan Dana Murah
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kantor Mirae Sekuritas Digeledah OJK-Polisi, Ini Penjelasan Lengkapnya
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.