Balas Sentilan DPRD, Pemprov Sulsel Pastikan Aspal Jalan Hertasning Tebal 4 Cm Sesuai Spesifikasi Bina Marga

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menegaskan dukungannya terhadap fungsi pengawasan yang dilakukan DPRD Sulsel terkait pelaksanaan proyek pembangunan jalan di daerah tersebut.

Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel, Ihsan, menyatakan bahwa pengawasan DPRD merupakan bagian penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan kepentingan masyarakat.

“Pada prinsipnya pengawasan dewan kita dukung sepenuhnya karena itu bagian dari tugas dan fungsinya sebagai perwakilan masyarakat,” ujar Ihsan, dilansir dari laman resmi Pemprov Sulsel, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan jalan yang saat ini berjalan tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak. Pemerintah juga melakukan pengawasan serta evaluasi secara berkala terhadap kualitas pekerjaan di lapangan.

Menurutnya, jika ditemukan pekerjaan yang tidak memenuhi standar atau spesifikasi, maka akan dilakukan evaluasi lebih lanjut melalui pengujian di laboratorium guna memastikan kualitas konstruksi.

Langkah tersebut dilakukan agar pembangunan infrastruktur jalan di Sulawesi Selatan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta memiliki kualitas yang sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Pemprov Sulsel juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur sekaligus memastikan setiap proyek tetap transparan dan akuntabel melalui pengawasan bersama antara pemerintah dan DPRD.

Terkait pekerjaan di ruas Jalan Hertasning, Ihsan menjelaskan bahwa penanganan yang dilakukan merupakan rehabilitasi minor, yakni perbaikan pada bagian jalan yang berlubang sebelum dilapisi aspal.

“Pengerjaan di ruas Hertasning dilakukan dengan penanganan rehab minor. Pekerjaan dimulai dengan penanganan ruas jalan yang berlubang, kemudian dilapisi satu lapisan aspal AC-WC dengan ketebalan 4 sentimeter,” ujarnya.

Ia menambahkan, lapisan AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) memang memiliki ketebalan standar sekitar 4 sentimeter sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga untuk perkerasan aspal.

Dibandingkan lapisan di bawahnya, AC-WC memiliki proporsi agregat halus dan kadar aspal yang sedikit lebih tinggi. Lapisan ini dirancang untuk menahan beban lalu lintas menengah hingga berat. Karena berada pada lapisan paling atas, AC-WC memiliki peran krusial dalam menciptakan permukaan jalan yang lebih rapat, kedap air, dan halus saat dilalui kendaraan.

“AC-WC biasa diberlakukan untuk lalu lintas menengah ke atas,” sebutnya.

Meski demikian, Ihsan memastikan penanganan ruas Jalan Hertasning tetap menjadi bagian dari proyek preservasi jalan MYC Paket 1 yang saat ini masih berjalan sesuai perencanaan dan jadwal kerja tahun anggaran yang telah ditetapkan. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Buka Puasa Jayapura Hari Ini 5 Maret 2026, Ini Panduan Lengkapnya
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Puting Beliung Sapu 12 Kecamatan di Pasuruan, Puluhan Pohon Tumbang 15 Rumah Rusak
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Situasi Konflik Iran vs AS–Israel, Apakah Masih Aman Buat Traveling ke Luar Negeri?
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Menkomdigi Sidak Kantor Meta, Tuntut Transparansi Algoritma dan Moderasi Konten
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Chandra Asri (TPIA) Buka Suara soal Dampak Selat Hormuz Ditutup, Pabrik Cilegon Tetap Mengepul!
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.