JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah melakukan investigasi internal terhadap salah satu pramudinya yang terekam kamera cekcok dengan pengemudi mobil listrik di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Langkah ini diambil guna mendalami dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh sang sopir.
Kepala Departemen CSR dan Humas Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan, pihaknya tidak membenarkan sikap emosional petugasnya di lapangan, terlepas dari siapa yang memicu kejadian tersebut.
Baca juga: Pemotor Tewas Terlindas Bus Transjakarta di Gunung Sahari, Bermula dari Terobos Busway
"Saat ini, kami tengah melakukan investigasi dan pembinaan internal. Jika terbukti ada pelanggaran SOP (Standar Operasional Prosedur), pramudi akan diberikan sanksi tegas," ujar Ayu dalam keterangan resminya kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2026).
Meskipun pemicu utama insiden ini adalah pelanggaran jalur oleh pengendara mobil pribadi, Ayu menyayangkan sikap kasar pramudi tersebut.
Menurutnya, pramudi sebagai pelayan publik seharusnya menjaga kesabaran dan etika saat berkendara.
"Transjakarta tidak membenarkan tindakan pramudi yang terlibat cek-cok dan tidak santun. Seluruh pramudi wajib menjaga profesionalitas dan etika di jalan raya dalam kondisi apa pun," kata Ayu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, insiden yang terjadi pada Rabu (4/3/2026) itu dipicu oleh mobil pribadi yang nekat menerobos masuk ke jalur khusus bus (busway).
"Dari pemeriksaan awal yang kami dapatkan, kejadian bermula saat kendaraan pribadi masuk ke jalur busway. Pramudi melakukan manuver untuk menghindari benturan, lalu menghentikan bus untuk berkomunikasi dengan pengendara tersebut," ungkap Ayu.
Baca juga: Sopir Transjakarta Ribut dengan Pengemudi Mobil yang Diduga Terobos Jalur Busway di Jakbar
Sebelumnya diberitakan, viral sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar memperlihatkan keributan antara seorang pramudi Transjakarta dengan pengemudi mobil listrik.
Dalam rekaman tersebut, sang pramudi yang mengenakan seragam lengkap dengan jas tampak sangat emosional menghampiri mobil listrik berwarna putih yang berada di samping separator busway.
Ia terlihat berkali-kali menunjuk ke arah pengemudi di dalam mobil yang kaca jendelanya tertutup sambil melontarkan teguran keras.
Sang pramudi bahkan terekam sempat memasukkan tangannya ke mobil saat pengemudi membuka kaca mobilnya, sebelum akhirnya ia menyingkir dan membiarkan mobil listrik itu melaju pergi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




