Uni Emirat Arab (UEA) mulai membuka ruang udara secara perlahan di tengah eskalasi konflik Iran dengan Israel-Amerika Serikat (AS). Gelombang penerbangan perdana dari UEA mulai tiba di negara tujuan.
Penerbangan Emirates EK 380 dari Dubai, misalnya. Mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Hong Kong, pada Rabu, 4 Maret 2026, malam, waktu setempat. Para kerabat yang telah menunggu menyambut kedatangan orang-orang terkasih mereka dengan sukacita.
Diketahui bahwa Dubai Airport telah kembali beroperasi secara terbatas. Penumpang yang sempat tertahan memuji sistem pertahanan UEA yang menjaga warga tetap aman.
Baca Juga :
Iran Hujani UEA dengan Ratusan Rudal, 3 WNA Tewas di Dubai dan SharjahSebelumnya, Presiden UEA Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan tampak santai berjalan-jalan di pusat perbelanjaan.
Kemunculan para pejabat negara di hadapan publik tidak hanya dipandang sebagai hal yang biasa, melainkan memberikan pesan penegasan yang menujukkan bahwa keamanan dan stabilitas negara terjaga di tengah konflik Timur Tengah yang terjadi.




