- Presiden Prabowo Subianto berbuka puasa bersama ulama penting di Istana Kepresidenan Jakarta setelah sesi awal.
- Prabowo berdialog dengan tokoh agama mengenai kesiapan Lebaran dan dinamika geopolitik global saat berbuka.
- Pertemuan ini menunjukkan komitmen menjaga silaturahmi antara Presiden dengan para ulama serta pimpinan ormas Islam.
Suara.com - Setelah berbuka puasa bersama satu meja dengan tiga ulama, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan agenda berbuka puasa bersama dengan sejumlah ulama lain di Istana Kepresidenan Jakarta.
Sebelumnya, saat berbuka, Prabowo terlebih dahulu menjamu Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka.
Tampak Prabowo berbincang-bincang terlebih dahulu sebelum azan magrib. Adapun Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar mencatat.
Setelahnya, Prabowo beserta para ulama menuju tenda di halaman tengah antara Istana Merdeka dan Istana Negara. Di sini, Prabowo kembali menggelar acara buka puasa bersama dengan ulama dan pimpinan ormas Islam yang lebih banyak.
Prabowo tampak menyapa dan bersalaman dengan sejumlah ulama dan tokoh Islam. Kepala negara bahkan mencium tangan Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso Mojo Kediri KH. Nurul Huda Djazuli saat menyapa.
Tampak hadir juga pengasuh Ponpes Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dan Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri KH. Kafabihi Ali Mahrus.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya buka suara perihal agenda buka puasa Prabowo bersama pimpinan PBNU, PP Muhammadiyah, dan MUI.
Ia menyampaikan dalam suasana hangat penuh keakraban saat berbuka, Prabowo dan para tokoh Islam tersebut juga memanfaatkan momen untuk berdialog mengenai berbagai isu aktual.
Menurut Seskab Teddy, diskusi mencakup kesiapan masyarakat menghadapi libur Lebaran di Tanah Air, serta perkembangan dinamika geopolitik global yang tengah menjadi perhatian dunia.
Baca Juga: Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
“Sembari berbuka, Presiden Prabowo berbincang dan berdiskusi terkait persiapan liburan Lebaran di Tanah Air, sekaligus membahas dinamika geopolitik dunia,” kata Teddy dalam keterangannya.
Pertemuan tersebut mencerminkan komitmen Presiden Prabowo untuk terus menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan para ulama serta pimpinan organisasi keagamaan, khususnya di bulan Ramadan yang sarat nilai kebersamaan dan persaudaraan.




