HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Siswa Boarding Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat.
Hal ini dilakukan melalui kegiatan Ramadan dengan menjadi imam dan penceramah salat tarawih di Masjid Nur Hafidz Qur’an Santaria, Jl Kerung-Kerung, Rabu, 4 Maret, malam.
Dalam suasana Ramadan yang penuh kekhusyukan, para siswa tampil percaya diri memimpin salat Isya dan tarawih, sekaligus menyampaikan tausiyah Ramadan yang sarat dengan pesan akhlak, semangat ibadah, dan motivasi untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Masyarakat setempat menyambut hangat kehadiran para siswa. Mereka mengapresiasi kemampuan bacaan Al-Qur’an yang tartil serta penyampaian ceramah yang komunikatif dan menyentuh hati.
Koordinator Pembina, Ustaz Rahmat Nawir menyampaikan, program pengabdian masyarakat ini merupakan agenda rutin setiap bulan suci Ramadan.
“Tujuan program ini untuk membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Melalui pengalaman langsung sebagai imam dan dai, siswa dilatih untuk bertanggung jawab, berani tampil di depan publik, serta mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di asrama,” tuturnya.
Usai pelaksanaan salat tarawih, pengurus masjid menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi para siswa boarding.
“Kehadiran ananda sekalian bukan hanya menjadi imam, tetapi juga menjadi inspirasi bagi anak-anak dan remaja di lingkungan kami. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi para pembina dan orang tua yang telah mendidik dengan penuh kesabaran,” ujar salah satu pengurus masjid, Wahyu.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual dan sosial semakin tertanam kuat dalam diri siswa, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi jamaah Masjid Nur Hafidz Qur’an Santaria.
Ramadan pun menjadi momentum yang penuh makna, tidak hanya untuk meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga untuk berbagi kebaikan dan kebermanfaatan bagi sesama. (wid)





