Mabes Polri Buka Suara Soal Remaja di Makassar Tewas Ditembak Polisi Saat Main Perang-perangan

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Polri memastikan terus melaksanakan evaluasi, termasuk penggunaan senjata api (senpi) oleh anggota, menyusul terjadinya kasus dugaan penembakan seorang remaja di Makassar oleh anggota Polsek Panakkukang berinisial Iptu N. Korban bernama Bertrand Eka Prasetyo (18 tahun) tewas setelah tubuhnya diterjang timah panas yang meletus dari pistol Iptu N di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar, Ahad (1/3/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

“Proses evaluasi itu, kan, setiap saat. Setiap langkah-langkah dalam kegiatan operasional maupun pembinaan kepolisian, itu ada yang namanya analisa dan evaluasi, baik itu sebelum, pada saat proses perencanaan, menganalisa dan mengevaluasi pada program kegiatan sebelumnya, pada saat melaksanakan, sampai dengan pascakegiatan,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga
  • Remaja di Makassar Tewas Diduga Ditembak Polisi, Kapolsek Sebut Pelaku tak Sengaja
  • Polisi Naikkan Kasus Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Undip ke Penyidikan
  • Polisi Tangkap Pembunuh Pasutri WNA yang Mayatnya Dibuang di Bandung Barat
Dia berkata, dalam proses evaluasi tersebut terdapat fungsi pengawasan di berbagai tingkat guna memastikan evaluasi berjalan. Sebelumnya diberitakan, seorang remaja diduga ditembak anggota Polsek Panakkukang, Iptu N, di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar, Ahad (1/3/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana mengklaim Iptu N tidak sengaja menembak korban Bertrand Eka Prasetyo (18 tahun). Dia menjelaskan, awalnya meski tanpa disengaja ketika berusaha membubarkan perang-perangan senjata mainan.

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Tindakan yang kami lakukan adalah langsung melakukan pengamanan terhadap Iptu N, langsung melakukan pemeriksaan pada hari itu juga dan mengamankan senjatanya,” katanya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nama Buah Iblis Big Mom, Kekuatannya Jadi Salah Satu yang Ditakuti di One Piece
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Paparan tiga jam di Istana, Prabowo dan ulama bahas geopolitik global
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Pimpinan Majelis Rasulullah Nilai Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Perlu Ditinjau Ulang
• 11 jam laludisway.id
thumb
4 Arti Mimpi Gunung, Pertanda Ujian Hidup hingga Impian yang Tertunda
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Kebakaran Kontrakan di Bogor Tengah, Dua Orang Alami Luka Bakar 68 Persen
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.