Adik Pencuri 2 Labu Siam di Cianjur Ceritakan Detik-detik Kakaknya Tewas Dianiaya Tetangga: Ketok-ketok, Dia Dipukuli

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Adik pencuri dua buah labu siam, Tita menceritakan kronologi detik-detik dugaan penganiayaan dialami kakaknya, MI (56) di Cianjur, Sabtu (28/2/2026) petang.

MI merupakan pria paruh baya asal Kampung Bayabang, Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Ia tewas usai dituduh mencuri dua buah labu siam oleh tetangganya, UA (41).

Tita menerangkan, awal mula penganiayaan tersebut terjadi setelah adiknya memenuhi permintaan ibunya berusia 90 tahun. Ibu korban ingin membuat sayur untuk kebutuhan buka puasa.

Sontak, MI mengambil sebanyak dua buah labu siam dari kebun tetangganya. Namun, ibunya sempat menolak karena ingin memasak dicampur dengan sayur.

"Ada labu 2 diambil sama dia. Setelah itu, labu siamnya mau dimasak, cuma sama ibunya nggak mau, mau sama sayur katanya. Mau dimasak," ungkap Tita melalui saluran program Kabar Siang tvOne, Kamis (5/3/2026).

Pelaku Kejar ke Rumah Pencuri 2 Labu Siam
ILUSTRASI - Labu siam
Sumber :
  • ANTARA

Selepas itu, UA tak sengaja melihat MI diduga kedapatan mengambil labu siam dari kebunnya. Pelaku pun langsung mengejar korban hingga ke kediamannya.

MI dan UA sempat terlibat cekcok. Karena situasi semakin mencekam, pelaku tanpa berpikir panjang langsung memukuli korban.

Beberapa bagian tubuh korban yang menjadi target dugaan aksi kekerasan oleh tetangganya, mulai dari kepala, leher, wajah, hingga dadanya.

Korban didesak pelaku segera mengakui dugaan aksi pencurian dua buah labu siam di kebunnya. Aksi pemukulan itu membuat MI mengalami muntah-muntah.

"Dia (pelaku) ketok-ketok pintu rumah. Dia (korban) dipukulin," ucap Tita.

Pelaku berhenti memukul setelah adik korban dan warga melerai. Setelah sudah kondisi sempoyongan, korban mengaku sudah mengambil dua buah labu siam.

Kondisi Korban Sudah Lemas Sehari Kemudian

Tita menegaskan, dirinya tidak ada di lokasi. Ia hanya mengetahui saat bertemu dengan MI pada Minggu, 1 Maret 2026.

Tita menjelaskan, kakaknya sempat mendatangi rumahnya. MI saat itu masih belum menceritakan kondisi sebenarnya yang sudah dalam keadaan lemas.

"Saya cuma nanya, nanya gini, 'Kak, kenapa kamu lemas banget?', 'Saya lagi nggak enak badan', 'kenapa enggak enak badan datang ke rumah saya'," tuturnya sambil mengulas percakapan dengan kakaknya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tega! Bocah SD di Bandung Barat Dibunuh Kakak Tiri saat Tidur, Pelaku Ditangkap | BERUT
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Tanah Perumahan di Bantul Retak, Warga Pilih Bertahan karena Rumah Belum Lunas
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Buru 2 DPO Kasus QR Code Judol di Motor-Warkop Jaksel
• 3 jam laludetik.com
thumb
Warga Sempat Lihat Pria saat Bayi Dibuang di Gerobak Nasi Uduk: Dikira Kurir
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Praperadilan Yaqut, Ahli Sebut Surat Penetapan Tersangka Cacat Formil dan Materiil
• 16 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.