Torpedo dari Bawah Laut Bikin Kapal Perang Iran Karam

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kapal selam Amerika Serikat (AS) menenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia. Puluhan orang tewas akibat serangan torpedo bawah laut itu.

"Kapal itu merasa aman di perairan internasional, tapi justru dihantam torpedo," ujar Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, dikutip BBC Indonesia, Kamis (5/3/2026).

Hegseth tidak menyebut nama kapal Iran yang diserang. Namun sebelumnya Angkatan Laut Sri Lanka melaporkan bahwa kapal peran Iran IRIS Dena tenggelam di Samudra Hindia. Sekitar 140 orang di dalamnya dinyatakan hilang.

"Ini memang bukan pertarungan yang seimbang, dan tidak dimaksudkan sebagai pertarungan yang seimbang," kata Hegseth.

"Gelombang yang lebih besar akan datang. Kami baru memulainya," sambung dia.

Baca juga: Fregat Iran Tenggelam Ditorpedo Kapal Selam AS di Samudra Hindia

87 Tentara Iran Tewas

Sedikitnya 87 tentara Iran tewas, dengan 61 tentara lainnya masih hilang. Sekitar 32 tentara Iran lainnya berhasil diselamatkan oleh Angkatan Laut Sri Lanka, dengan sebagian besar mengalami luka-luka.

Tenggelamnya kapal perang Iran ini terjadi saat perang yang dipicu serangan gabungan AS dan Israel sejak akhir pekan terus meluas di kawasan Timur Tengah. Angkatan Laut Sri Lanka, seperti dilansir AFP, Kamis (5/3/2026), telah mengevakuasi sedikitnya 87 jenazah tentara Iran dari kapal perang yang dtenggelamkan oleh torpedo AS tersebut.

"Kami telah mengevakuasi 87 jenazah, dan pencarian masih dilakukan untuk yang lainnya yang masih hilang," kata seorang pejabat Angkatan Laut Sri Lanka, yang tidak disebut namanya, kepada AFP.

Juru bicara kepolisian setempat dan Angkatan Laut Sri Lanka mengatakan bahwa sedikitnya 61 tentara Iran masih hilang.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sri Lanka, Vijitha Herath, secara terpisah mengumumkan pasukan Sri Lanka menyelamatkan 32 tentara Iran dari kapal perang jenis kapal fregat yang tenggelam tersebut. Mereka yang diselamatkan kini sedang mendapatkan perawatan medis di sebuah rumah sakit di kota Galle.

Seorang fotografer AFP di Sri Lanka melaporkan puluhan jenazah, yang diduga tentara-tentara Iran yang tewas, dibawa masuk ke rumah sakit setempat pada Rabu (4/3) malam.

Baca juga: IRIS Dena Ditenggelamkan AS, Kapal Perang Iran Lainnya Bergegas ke Sri Lanka




(idn/idn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenal The Paradox of Choice, Kondisi Sulit Membuat Keputusan karena Banyaknya Pilihan
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Dupoin Futures Perkuat Sinergi Regulator, Fokus Transformasi Teknologi 2026
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Anatomi Keputusasaan: Membedah Ledakan Timur Tengah dari Bangku Belakang Kelas
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
6 Terdakwa Korupsi Pertambangan Batubara Setuju Serahkan Aset Senilai 159 Miliar Rupiah Kepada Negara
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Kanim Ponorogo deportasi WN Malaysia overstay belasan tahun
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.