Pascabanjir Sumatra, Jhonlin Group Normalisasi Muara Sungai di Aceh Tamiang

medcom.id
5 jam lalu
Cover Berita
Aceh Tamiang: Tim relawan Solidarity for Humanity Jhonlin Group kembali melakukan aksi nyata pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kali ini, fokus utama diarahkan pada pengerukan atau dredging di Muara Sungai Kuala Peunaga guna mengatasi pendangkalan parah akibat sedimentasi pascabanjir yang menghambat aktivitas nelayan.
 
Langkah normalisasi muara ini menjadi bagian penting dari upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini terdampak serius akibat akses laut yang tertutup material sedimen.
  Baca juga: Jhonlin Group Lakukan Pengerukan di Muara Sungai Kuala Penaga Aceh
Perwakilan Jhonlin Group, Vendy Umar, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen kemanusiaan dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak bencana.
 
“Kita dalam rangka Solidarity for Humanity. Kita ke sini itu karena kita harus mengeruk atau dredging sedimen yang memang menumpuk pascabanjir Sumatra kemarin. Jadi, kita berharap dengan normalisasi alur ini dengan kedalaman 6 meter, lebar 70 meter, dan panjang sekitar 5 kilometer, masyarakat di pesisir sungai bisa keluar masuk untuk mencari ikan tanpa harus menunggu pasang surut,” ujar Vendy.
 
Pendangkalan muara akibat banjir besar sebelumnya menyebabkan kapal nelayan kesulitan keluar masuk laut, sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat pesisir. Banyak nelayan terpaksa menunda melaut atau menunggu kondisi pasang, yang meningkatkan risiko kerusakan hasil tangkapan dan menurunkan produktivitas.
 
Program dredging ini ditargetkan mengembalikan fungsi strategis muara sebagai jalur transportasi utama nelayan sekaligus memperbaiki ekosistem perairan yang terganggu akibat sedimentasi berlebih.
 
Selain pemulihan ekonomi, normalisasi muara juga menjadi langkah mitigasi bencana jangka panjang. Dengan kedalaman yang memadai, aliran air dapat kembali stabil sehingga mengurangi potensi pendangkalan berulang dan meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak banjir di masa depan.
 
Program Solidarity for Humanity merupakan inisiatif kemanusiaan Jhonlin Group yang berfokus pada pemulihan wilayah terdampak bencana, termasuk perbaikan infrastruktur vital, pemulihan lingkungan, dan dukungan terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat lokal.
 
Dengan dimulainya proyek pengerukan ini, masyarakat Aceh Tamiang diharapkan dapat segera kembali beraktivitas secara normal. Upaya ini sekaligus menegaskan peran sektor swasta dalam mendukung pemulihan pascabencana dan mempercepat kebangkitan ekonomi daerah terdampak. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Avian (AVIA) Bidik Margin Laba Bersih 21 Persen, Fokus Dorong Cat Dinding
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Korban Kripto Gelar Aksi di DPR, Tuntut Kejelasan Kasus Timothy Ronald
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jelang Mudik, Munafri Instruksikan Pengawasan Layanan Transportasi Daerah
• 16 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Jamaah Umroh Tertahan Akibat Konflik, HIPMI Minta Pemerintah Bertindak
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Normalisasi Sungai hingga Tambah Pompa Air, Pemprov Sulsel dan Pemkot Siapkan Langkah Redam Banjir di Pemukiman Makassar
• 14 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.