JAKARTA, KOMPAS.com- Di balik temuan bayi perempuan di gerobak nasi uduk di ujung gang sempit Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ada sosok pria yang terlihat oleh warga.
Pria itu terlihat satu jam sebelum bayi berinisial AR ditemukan pemilik gerobak nasi uduk itu. Menurut warga, pria itu tak tampak seperti anak 12 tahun seperti yang tertulis dalam surat yang ditinggalkan.
Polisi masih menelusuri identitas pria yang diduga sengaja meninggalkan bayi itu di sana.
Baca juga: Sebelum Temukan Bayi Ditinggal Kakak di Pasar Minggu, Warga Lihat Pria Tenteng Tas
Terlihat bawa tas hitam
Sekira satu jam sebelum penemuan bayi, warga yang sedang bersantai di dalam rumahnya, Ati (53), melihat seorang pria melintas di depan rumah.
Pria itu memakai jaket warna cokelat muda sambil membawa tas kain warna hitam. Ia hanya terlihat sekilas.
Dengan jeda dua menit, pria itu lewat lagi tanpa tas di tangannya. Dia terlihat fokus dengan ponselnya di tangan.
“Ada orang lewat kayak bapak-bapak gitu, nenteng tas item. Sekitar jam 16.30 WIB,” ungkap Ati saat ditemui di rumahnya, Kamis (5/3/2026).
Saat itu Ati tak curiga. Ia mengira pria itu kurir makanan yang mengantar pesanan.
Dia pun membiarkan kejadian itu berlalu dan melanjutkan aktivitasnya.
Dia baru menghubungkan sosok pria itu dengan penemuan bayi di rumah tetangganya keesokan paginya. Ati langsung memberi tahu Marlinah, warga yang menemukan bayi di gerobak nasi uduknya.
Baca juga: Bayi Diduga Dibuang Kakak di Pasar Minggu, Warga: Banyak yang Mau Adopsi
Diduga bukan anak-anak
Menurut Ati, sosok yang lewat di depan rumahnya tak terlihat seperti anak-anak. Menurut dia, pria yang membawa tas hitam itu berkisar di usia 20 hingga 30-an tahun.
“Bukan (anak-anak), orang dewasa,” kata Ati.
Pria itu awalnya ia duga sebagai seorang kurir yang mengantarkan barang ke rumah Marlinah.
Dia juga menduga, kurir dan orang rumah sudah sepakat untuk meninggalkan barang di depan rumah, tanpa perlu memanggil penghuni rumah terlebih dahulu.
“Pikir saya kan di sini (tetangga) suka mesen-mesen paket. Saya juga enggak nanya. Terus enggak lama di situ ya sekitar dua menitan kayak di situ agak lama, dia balik lagi sudah enggak bawa tentengan itu,” tutur dia.