JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di sejumlah provinsi, mulai dari Jakarta, Jawa Barat, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meningkatkan kesiapsiagaan pada Jumat (6/3/2026).
Peringatan ini BMKG keluarkan karena pergerakan tiga bibit siklon tropis dan satu pusat tekanan rendah memicu hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah-wilayah tersebut.
Tiga bibit siklon tropis, yakni 90S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, 93S di perairan barat Australia Barat, dan 92P di Teluk Karpentaria, yang memicu low level jet serta konvergensi di sejumlah wilayah dan diperkirakan melemah dalam 48-72 jam.
Selain itu, pusat tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua Nugini turut membentuk daerah konvergensi di perairan utara Papua hingga kawasan tersebut.
Prakirawan BMKG Masayu F. menyatakan dinamika atmosfer tersebut memunculkan kondisi cuaca yang memerlukan perhatian khusus.
"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia," ujar Masayu dalam siaran BMKG.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini Jumat 6 Maret 2026: Waspada Hujan Lebat di Jakarta, DIY, dan NTT
BMKG memetakan delapan provinsi menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat, yaitu:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Banten
- Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
Selain peringatan tingkat provinsi tersebut, BMKG juga merilis peringatan cuaca spesifik untuk tingkat kota.
Kota Yogyakarta berpotensi mengalami hujan lebat, sementara Banjarmasin mendapat peringatan hujan petir.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- cuaca indonesia
- bmkg
- bibit siklon tropis
- peringatan dini cuaca
- hujan lebat
- cuaca 6 maret 2026





